Laporan dari Beijing
Boediono Minta China Izinkan Bank Mandiri Buka Cabang
Rabu, 20/10/2010 16:28 WIB
Beijing - Wakil Presiden Boediono meminta langsung kepada Perdana Menteri China Wen Jiabao untuk memberikan izin kepada Bank Mandiri yang berencana untuk membuka cabang di Negeri Tirai Bambu Tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wapres Boediono kepada PM China Wen Jiabao di Beijing, China, Selasa (19/10/2010).
"Kami telah sampaikan permohonan kepada Bank Mandiri untuk buka cabang di RRT dan itu sudah dalam proses," ujar Boediono.
Boediono mengatakan, Boediono seharusnya bisa mengizinkan Bank Mandiri membuka cabang di China karena Indonesia sudah memberikan izin kepada 2 bank dari China untuk membuka cabang di Indonesia.
"Kami sudah memberikan izin pembukaan 2 bank China diantaranya Bank of China. Kami mohon perhatian apakah permohonan ini bisa diperhatikan, dan beliau tanggapi dengan positif. Beliau ingin melihat follow up-nya," jelas Boediono.
Dalam pertemuan itu, Boediono juga membicarakan mengenai percepatan operasionalisasi bilateral swap antara kedua negara. Jadi perdagangan RI-China bisa langsung dengan menggunakan mata uang yuan dan rupiah, tidak perlu melalui dolar AS.
"Kalau sekarang ada ekspor impor, penyelesaiannya dari segi finansial itu rupiah tukar dolar lalu ke yuan, jadi tidak langsung. Di mana-mana juga dolar dulu, kebanyakan demikian. dengan adatnya bilateral swap antara rupiah dengan yuan diharapkan bisa langsung, jadi bisa lebih cepat," tukas Boediono.
(dnl/qom)
Hal ini disampaikan langsung oleh Wapres Boediono kepada PM China Wen Jiabao di Beijing, China, Selasa (19/10/2010).
"Kami telah sampaikan permohonan kepada Bank Mandiri untuk buka cabang di RRT dan itu sudah dalam proses," ujar Boediono.
Boediono mengatakan, Boediono seharusnya bisa mengizinkan Bank Mandiri membuka cabang di China karena Indonesia sudah memberikan izin kepada 2 bank dari China untuk membuka cabang di Indonesia.
"Kami sudah memberikan izin pembukaan 2 bank China diantaranya Bank of China. Kami mohon perhatian apakah permohonan ini bisa diperhatikan, dan beliau tanggapi dengan positif. Beliau ingin melihat follow up-nya," jelas Boediono.
Dalam pertemuan itu, Boediono juga membicarakan mengenai percepatan operasionalisasi bilateral swap antara kedua negara. Jadi perdagangan RI-China bisa langsung dengan menggunakan mata uang yuan dan rupiah, tidak perlu melalui dolar AS.
"Kalau sekarang ada ekspor impor, penyelesaiannya dari segi finansial itu rupiah tukar dolar lalu ke yuan, jadi tidak langsung. Di mana-mana juga dolar dulu, kebanyakan demikian. dengan adatnya bilateral swap antara rupiah dengan yuan diharapkan bisa langsung, jadi bisa lebih cepat," tukas Boediono.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
