Bunga Kredit Bank Turun Tipis
Jumat, 29/10/2010 13:13 WIB
Jakarta - Suku bunga kredit perbankan kembali mengalami penurunan dan bunga deposito naik pada minggu ketiga Oktober 2010. Bank Indonesia (BI) mencatat suku bunga dasar kredit (SBDK) rupiah turun 4 bps dan suku bunga deposito rupiah satu bulan menunjukkan kenaikan rata-rata sebesar 3 bps.
Demikian hasil Operasi Pasar Terbuka (OPT) yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah melalui pesan elektroniknya di Jakarta, Jumat (29/10/2010).
"SBDK rupiah perbankan turun 4 bps karena 4 kelompok bank menurunkan suku bunganya yakni bank persero, bank swasta, kantor cabang bank asing, dan bank campuran. Penurunan tertinggi pada kelompok bank swasta 9 bps," tutur Difi.
Sementara, itu suku bunga deposito rupiah 1 bulan rata-rata mengalami kenaikan 3 bps. Kenaikan terjadi pada 3 kelompok bank yaitu bank swasta, kantor cabang bank asing, dan bank campuran.
"Kenaikan suku bunga deposito tertinggi pada kantor cabang bank asing sebesar 24 bps. Sedangkan bunga deposito BPD turun 5 bps, sementara bank persero tak mengubah suku bunga depositonya," imbuhnya.
Pada instrumen valas, suku bunga mengalami kenaikan tipis. Jika dilihat per kelompok bank, pergerakan suku bunga yang cukup signifikan terjadi pada kelompok bank swasta yang menaikkan SBDK valas sebesar 5 bps.
Berdasarkan jenis penggunaannya, Difi mengatakan suku bunga kredit konsumsi lebih tinggi dari kredit modal kerja, dan kredit investasi pada semua bank.
(dnl/ang)
Demikian hasil Operasi Pasar Terbuka (OPT) yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah melalui pesan elektroniknya di Jakarta, Jumat (29/10/2010).
"SBDK rupiah perbankan turun 4 bps karena 4 kelompok bank menurunkan suku bunganya yakni bank persero, bank swasta, kantor cabang bank asing, dan bank campuran. Penurunan tertinggi pada kelompok bank swasta 9 bps," tutur Difi.
Sementara, itu suku bunga deposito rupiah 1 bulan rata-rata mengalami kenaikan 3 bps. Kenaikan terjadi pada 3 kelompok bank yaitu bank swasta, kantor cabang bank asing, dan bank campuran.
"Kenaikan suku bunga deposito tertinggi pada kantor cabang bank asing sebesar 24 bps. Sedangkan bunga deposito BPD turun 5 bps, sementara bank persero tak mengubah suku bunga depositonya," imbuhnya.
Pada instrumen valas, suku bunga mengalami kenaikan tipis. Jika dilihat per kelompok bank, pergerakan suku bunga yang cukup signifikan terjadi pada kelompok bank swasta yang menaikkan SBDK valas sebesar 5 bps.
Berdasarkan jenis penggunaannya, Difi mengatakan suku bunga kredit konsumsi lebih tinggi dari kredit modal kerja, dan kredit investasi pada semua bank.
(dnl/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
