Dana Nasabah Bank Menggemuk Rp 6,65 Triliun dalam Sepekan
Jumat, 29/10/2010 14:18 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 6,65 triliun dalam jangka waktu sepekan menjadi Rp 2.139,48 triliun. Selama Januari 2010 hingga pekan ketiga Oktober 2010, jumlah DPK perbankan tercatat naik 8,58% atau Rp 169,03 triliun dan secara tahunan (year on year) tumbuh sebesar 17,07% atau sebesar Rp 312,03 triliun.
Demikian hasil Operasi Pasar Terbuka (OPT) yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah melalui pesan elektroniknya di Jakarta, Jumat (29/10/2010).
"Pada pekan ketiga Oktober DPK naik Rp 6,65 triliun menjadi Rp 2.139,48 triliun yang antara lain disebabkan masih berlanjutnya inflow (arus dana masuk) ke sistem perbankan. Kenaikan DPK tersebut berasal dari DPK rupiah yang naik Rp 6,65 triliun, sedangkan DPK valas turun Rp 820 miliar," jelas Difi.
Kenaikan DPK rupiah industri perbankan yang cukup tinggi, sambung Difi bersumber dari naiknya DPK rupiah pada 3 kelompok bank yakni swasta, persero, dan kantor cabang bank asing.
"Tertinggi pada kelompok bank swasta dan persero masing-masing sebesar Rp 3,76 triliun dan Rp 3,28 triliun. Sedangkan DPK rupiah kelompok bank campuran dan BPD mengalami penurunan masing-masing Rp 300 miliar dan Rp 510 miliar," paparnya.
Untuk DPK valas (non rupiah) tercatat naik pada kelompok bank swasta Rp 990 miliar. Difi mengatakan penurunan tertinggi pada kelompok bank campuran Rp 1,1 triliun.
"Jika dilihat per komponen, deposito dan giro mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp 4,2 triliun dan Rp 3,28 triliun. Sedangkan tabungan turun Rp 830 miliar," ungkapnya.
Dengan perkembangan tersebut, menurut Difi menyebabkan LDR perbankan naik tipis dari 76,95% menjadi 77%.
(dnl/ang)
Demikian hasil Operasi Pasar Terbuka (OPT) yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah melalui pesan elektroniknya di Jakarta, Jumat (29/10/2010).
"Pada pekan ketiga Oktober DPK naik Rp 6,65 triliun menjadi Rp 2.139,48 triliun yang antara lain disebabkan masih berlanjutnya inflow (arus dana masuk) ke sistem perbankan. Kenaikan DPK tersebut berasal dari DPK rupiah yang naik Rp 6,65 triliun, sedangkan DPK valas turun Rp 820 miliar," jelas Difi.
Kenaikan DPK rupiah industri perbankan yang cukup tinggi, sambung Difi bersumber dari naiknya DPK rupiah pada 3 kelompok bank yakni swasta, persero, dan kantor cabang bank asing.
"Tertinggi pada kelompok bank swasta dan persero masing-masing sebesar Rp 3,76 triliun dan Rp 3,28 triliun. Sedangkan DPK rupiah kelompok bank campuran dan BPD mengalami penurunan masing-masing Rp 300 miliar dan Rp 510 miliar," paparnya.
Untuk DPK valas (non rupiah) tercatat naik pada kelompok bank swasta Rp 990 miliar. Difi mengatakan penurunan tertinggi pada kelompok bank campuran Rp 1,1 triliun.
"Jika dilihat per komponen, deposito dan giro mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp 4,2 triliun dan Rp 3,28 triliun. Sedangkan tabungan turun Rp 830 miliar," ungkapnya.
Dengan perkembangan tersebut, menurut Difi menyebabkan LDR perbankan naik tipis dari 76,95% menjadi 77%.
(dnl/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
