Menteri BUMN Surati Jepang Tentang Pengambilalihan Inalum
Sabtu, 30/10/2010 12:31 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Padalarang - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengirimkan surat resmi kepada Otoritas Asahan yang berisi pengambil alihan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan dikirimkan kepada Otorita Asahan pada Jumat 29 Oktober 2010 kemarin.
Demikian diungkapkan oleh Sekretaris Kementerian BUMN, Mahmudin Yasin di sela acara Media Workhsop Kementerian BUMN di Hotel Mason Pine, Padalarang, Bandung, Jumat malam (30/10/2010).
"Jumat sore kita sudah membuat surat untuk Otoritas Asahan tentang pengambilalihan PT Inalum. Pak Menteri teken suratnya di Bandara saat baru tiba dari Makassar," ujarnya.
Namun, Yasin mengungkapkan pemerintah belum menunjuk skema pengambilalihan saham sampai kepada mekanisme dan perusahaan yang ditunjuk untuk take over perusahaan patungan Indonesia dan Jepang tersebut. "Kita yang penting diambil alih dulu, urusan yang lain belakangan," tegasnya.
Inalum merupakan sebuah perusahaan patungan antara Indonesia dengan Jepang, yang bergerak dalam industri aluminium dengan kapasitas produksi sekitar 230.000-240.000 ton per tahun. Saham pemerintah di Inalum mencapai 41,13%. Sisanya sebesar 58,87% dikuasai Jepang.
Inalum juga satu-satunya perusahaan lokal yang bergerak di sektor produksi aluminium. Selama ini, hasil produksi Inalum sebagian besar dikirim ke Jepang, dan Indonesia sendiri harus mengimpor alumunium dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Sebelumnya, kementerian BUMN pernah mengungkapkan ada 4 BUMN yang disiapkan mengambil alih saham PT Inalum. Keempat BUMN itu PT Danareksa, Bahana Securitas, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dan PT Antam.
(dru/ang)
Demikian diungkapkan oleh Sekretaris Kementerian BUMN, Mahmudin Yasin di sela acara Media Workhsop Kementerian BUMN di Hotel Mason Pine, Padalarang, Bandung, Jumat malam (30/10/2010).
"Jumat sore kita sudah membuat surat untuk Otoritas Asahan tentang pengambilalihan PT Inalum. Pak Menteri teken suratnya di Bandara saat baru tiba dari Makassar," ujarnya.
Namun, Yasin mengungkapkan pemerintah belum menunjuk skema pengambilalihan saham sampai kepada mekanisme dan perusahaan yang ditunjuk untuk take over perusahaan patungan Indonesia dan Jepang tersebut. "Kita yang penting diambil alih dulu, urusan yang lain belakangan," tegasnya.
Inalum merupakan sebuah perusahaan patungan antara Indonesia dengan Jepang, yang bergerak dalam industri aluminium dengan kapasitas produksi sekitar 230.000-240.000 ton per tahun. Saham pemerintah di Inalum mencapai 41,13%. Sisanya sebesar 58,87% dikuasai Jepang.
Inalum juga satu-satunya perusahaan lokal yang bergerak di sektor produksi aluminium. Selama ini, hasil produksi Inalum sebagian besar dikirim ke Jepang, dan Indonesia sendiri harus mengimpor alumunium dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Sebelumnya, kementerian BUMN pernah mengungkapkan ada 4 BUMN yang disiapkan mengambil alih saham PT Inalum. Keempat BUMN itu PT Danareksa, Bahana Securitas, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dan PT Antam.
(dru/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
