detikfinance

Malaysia 'Kasih' Jembatan Selat Malaka ke RI Setelah 1 Abad

Chaidir Anwar Tanjung - detikfinance
Senin, 20/12/2010 15:35 WIB
Malaka -Pemerintah Malaysia bersedia mengeluarkan dana US$ 12,75 miliar untuk pembangunan Jembatan Selat Malaka. Jembatan ini bertahan selama 120 tahun, namun selama 100 tahun akan dikelola Malaysia dan sisanya 20 tahun diberikan kepada Indonesia

Pemerintahan Malaka benar-benar sudah siap untuk membangun jembatan yang menghubungkan Malaka-Sumatera ini. Malah dalam pemaparannya, pemerintah Malaka dan investor hanya menunggu kepastian pemerintah Indonesia.

"Kalau memang pemerintah Indonesia sudah setuju, kita langsung bangun jembatan itu. Kita berharap, pemerintah bersedia untuk bekerjasama dalam pembangunan jembatan ini," kata Menteri Ekonomi Malaka, Datuk Seri Moh Ali Bin Rustam kepada wartawan, di restoran Majestik, Malaka, Senin (20/12/2010).

Datuk Moh Ali menyebutkan, pengkajian soal Jembatan Selat Malaka sudah matang dikaji bersama pihak swasta. Diperkirakan, jika pemerintah Indonesia setuju atas Jembatan Selat Malaka, maka pembangunannya membutuhkan waktu 10 tahun.

"Hitungannya selama 4 tahun dilakukan pengkajian, survey dan 6 tahun pelaksanaan kontruksi. Dengan hitungan 10 tahun jembatan akan selesai," kata Datuk Seri Moh Ali.

Bila pemerintah Indonesia menerima tawaran pihak Malaysia, itu sama saja Indonesia akan mengelola Jembatan Selat Malaka menjelang keruntuhannya.

Lihat saja, usia jembatan 120 tahun. Selama 80 tahun tetap dikelola Malaysia karena merasa negara tetangga ini yang mendanainya.

Sisanya 40 tahun baru dikelola secara bersama, artinya Malaysia mendapat jatah pengelolaan kembali 20 tahun lagi. Sisa 20 tahun baru Indonesia yang mengelola ketika kondisi jembatan mulai uzur dan butuh banyak perbaikan di sana sini.

Bila kondisinya demikian, wajar sajalah bila Pemerintah Indonesia cuek terhadap rencana itu. Apalagi pihak Malaysia tidak memberikan kesempatan kerjasama dengan pihak swasta Indonesia dalam pembangunan jembatan itu.
(cha/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut