Pemerintah Beri 8 Kementerian/Lembaga Remunerasi Rp 5,7 Triliun

Ramdhania El Hida - detikfinance
Rabu, 05/01/2011 09:12 WIB
Jakarta -Pemerintah siap kucurkan anggaran sebesar Rp 5,7 triliun untuk remunerasi 8 Kementerian/Lembaga yang disetujui menerima remunerasi pada tahun 2010 lalu. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2011, terdapat Rp 15 triliun yang dialokasikan untuk remunerasi.

"Tahun ini anggaran remunerasinya ada Rp 15 triliun. Itu yang ada di APBN 2011," ujar Kasubdit Belanja Negara Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Purwiyanto kepada detikFinance, saat ditemui di Gedung Kemeneterian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (4/1/2010) malam.

Namun, Purwiyanto mengungkapkan pengalokasian anggaran tersebut belum sepenuhnya jelas. Pasalnya, hanya 8 K/L yang dipastikan mendapat remunerasi pada tahun ini dengan anggaran sebesar Rp 5,7 triliun.
Kedelapan K/L ini adalah Bappenas, Kemenko Perekonomian, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Kemenko Kesra, Kemenko Polhukam, Polri, Kementerian Pertahanan/TNI.

"Untuk 2010 yang disetujui ada 8 K/L. Untuk yang 8, alokasinya sekitar Rp 5,7 triliun," ungkapnya.

Rencananya, lanjut Purwiyanto, kelebihan anggaran tersebut akan digunakan untuk menambah beberapa K/L yang berhak mendapatkan remunerasi pada tahun ini. Namun, Purwiyanto menyatakan pihaknya belum mengetahui K/L apa saja yang akan mendapat remunerasi pada tahun 2011 karena menunggu hasil penilaian Tim Reformasi Birokrasi Pusat (TRBP).

"Utk 2011, selain yang sudah berjalan tadi dibayar penuh satu tahun, juga akan ada K/L baru yang belum kita tahu apa, karena tergantung pada penilaian TRBP," ujarnya.

Purwiyanto menyatakan anggaran remunerasi ini persentasenya meningkat terus setiap tahun. Pada tahun 2010 lalu, Menteri Keuangan Agus Martowardojo sempat menyebutkan sebanyak Rp 13,5 triliun.

(nia/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut