detikfinance

Jakarta dan Bali akan Punya Bandara Internasional Baru

Akhmad Nurismarsyah - detikfinance
Sabtu, 08/01/2011 17:31 WIB
Jakarta -Kementerian Perhubungan sedang mengkaji untuk membangun bandara internasional baru di dua lokasi, yaitu sekitar Jakarta dan Bali. Selain itu, pemerintah juga akan mengoptimalkan bandara yang sudah ada alias eksisting.

Demikian Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dalam seminar Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia 2011 di Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (8/1/2011).

"Yang sekarang paling maju kan studi tentang multiple airport, jadi satu kota ada banyak airport. Contohnya kayak di New York ada 3 bandara. Nah, kita ingin kembangkan itu di Jakarta, sedang dikaji antara yang eksisting di Jakarta," ujarnya.

Menurutnya, selain di Jakarta, pemerintah juga sedang mengkaji pembangunan bandara internasional baru di pulau dewata, Bali. Selain mengoptimalkan bandara internasional yang beroperasi saat ini, Ngurah Rai.

"Lalu untuk di Bali sepertinya akan ada bandara baru, tapi lokasinya akan dicari di mana. Jadi ada optimalisasi Ngurah Rai, dan bangun bandara," ujarnya.

Untuk pembangunannya, menurut Bambang, pemerintah akan menggandeng pihak swasta melalui kerjasama Public Private Partnership (PPP). Selain untuk pembangunan, kerjasama dengan pihak swasta ini juga akan melibatkan pengelolaan bandara tersebut.

"Otoritas bandara tidak (kerjasama), yang laksanakan kita (pemerintah). Tapi kalau pengelolaan bandara dimungkinan. Apalagi bandara baru. Tapi nanti akan dilihat untuk mana yang memungkinkan dikerjasamakan dengan pihak swasta," ujarnya.
(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut