Krisis Portugal Bayangi Wall Street
Selasa, 11/01/2011 07:02 WIB
Foto: Reuters
New York - Indeks saham di bursa Wall Street berhasil memperkecil kemerosotannya berkat prospek laporan keuangan emiten yang lebih baik. Ekspektasi itu mampu meredam kekhawatiran investor seputar krisis utang Portugal.
Mengawali perdagangan Senin, investor sempat dibuat khawatir Portugal harus meminta bailout untuk mengatasi krisis utangnya. Namun kekhawatiran itu memudar karena adanya pembicaraan dukungan dari Bank Sentral Eropa.
Pada perdagangan Senin (10/1/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melemah 37,31 poin (0,32%) ke level 11.637,45. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,75 poin (0,14%) ke level 1.269,75 dan Nasdaq menguat 4,63 poin (0,17%) ke level 2,707,80.
"Kami percaya bahwa penting untuk hati-hati memonitor masalah di Irlandia, Spanyol dan Portugal. Namun situasi-situasi ini sekarang tidak terlalu dekat dengan level krisis dan kami percaya mereka terlalu dibesar-besarkan," ujar Doug Cote, analis senior dari ING Investment Management seperti dikutip dari Reuters, Selasa (11/1/2011).
Saham Apple Inc naik hingga 1,9% menjadi US$ 342,46 dan memimpin kenaikan Nasdaq karena investor bertaruh perusahaan itu akan membukukan penjualan yang lebih besar.
Tanpa data ekonomi besar yang dirilis, investor kini beralih fokus pada kesepakatan merger dan akuisisi. Duke Energy Corp sepakat untuk membeli Progress Energy Inc senilai US$ 13,7 miliar. DuPont juga berniat membeli Danisco senilai US$ 5,8 miliar.
Saham Progress tercatat turun 1,6%, Duke turun 1,2%, DuPont turun 1,5% namun Danisco melonjak 24%.
Intel Corp juga mengumumkan akan membayar desainer chip Nvidia Corp senilai US$ 1,5 miliar untuk fee lisensinya, dalam rangka menyelesaikan masalah legal. Saham Nvidia langsung menguat 4,7%.
Namun perdagangan tidak berjalan terlalu ramai, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebanyaj 7,4 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 8,47 miliar lembar saham.
(qom/qom)
Mengawali perdagangan Senin, investor sempat dibuat khawatir Portugal harus meminta bailout untuk mengatasi krisis utangnya. Namun kekhawatiran itu memudar karena adanya pembicaraan dukungan dari Bank Sentral Eropa.
Pada perdagangan Senin (10/1/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melemah 37,31 poin (0,32%) ke level 11.637,45. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,75 poin (0,14%) ke level 1.269,75 dan Nasdaq menguat 4,63 poin (0,17%) ke level 2,707,80.
"Kami percaya bahwa penting untuk hati-hati memonitor masalah di Irlandia, Spanyol dan Portugal. Namun situasi-situasi ini sekarang tidak terlalu dekat dengan level krisis dan kami percaya mereka terlalu dibesar-besarkan," ujar Doug Cote, analis senior dari ING Investment Management seperti dikutip dari Reuters, Selasa (11/1/2011).
Saham Apple Inc naik hingga 1,9% menjadi US$ 342,46 dan memimpin kenaikan Nasdaq karena investor bertaruh perusahaan itu akan membukukan penjualan yang lebih besar.
Tanpa data ekonomi besar yang dirilis, investor kini beralih fokus pada kesepakatan merger dan akuisisi. Duke Energy Corp sepakat untuk membeli Progress Energy Inc senilai US$ 13,7 miliar. DuPont juga berniat membeli Danisco senilai US$ 5,8 miliar.
Saham Progress tercatat turun 1,6%, Duke turun 1,2%, DuPont turun 1,5% namun Danisco melonjak 24%.
Intel Corp juga mengumumkan akan membayar desainer chip Nvidia Corp senilai US$ 1,5 miliar untuk fee lisensinya, dalam rangka menyelesaikan masalah legal. Saham Nvidia langsung menguat 4,7%.
Namun perdagangan tidak berjalan terlalu ramai, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebanyaj 7,4 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 8,47 miliar lembar saham.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
