detikfinance

Elnusa Raup Rp 2,4 Triliun dari Jasa Hulu Migas di 2010

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Selasa, 11/01/2011 08:07 WIB
Jakarta - PT Elnusa Tbk (ELSA) memperkirakan pendapatan di sektor jasa hulu migas terintegrasi sepanjang tahun 2010 mencapai Rp 2,4 triliun atau setara 60% terhadap total estimasi pendapatan konsolidasi perseroan,  Rp 4,02 triliun.

Fokus pada pengembangan jasa  hulu migas terintegrasi, merupakan strategi usaha jangka panjang perseroan. Untuk itu ELSA akan meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam kegiatan jasa hulu migas terintegrasi, dari mulai kegiatan geosciece services (jasa seismik), drilling services (jasa pemboran) dan oilfield services yang mencakup pasar domestik dan luar negeri.

Menurut Direktur Pengembangan Usaha PT Elnusa Tbk. M. Jauzi Arif dalam rilisnya seperti dikutip detikFinance, Selasa (11/1/2011), kegiatan survey seismic yang dilakukan menjadi penyumbang terbesar pada segmen jasa hulu migas terintegrasi. Nilainya setara dengan Rp 1,35 triliun atau berkontribusi 60% terhadap pendapatan usaha jasa hulu migas terintegrasi.

Kontribusi Geoscience Services karena terdapat pertumbuhan pandapatan seismik di zona transisi dan laut dalam (Transition Zone and Marine Seismic) secara signifikan dan diestimasi mencapai lebih dari Rp 900  miliar pada akhir tahun 2010.

"Peningkatan pendapatan dari seismik zona transisi dan laut dalam ini merupakan hasil dari strategi pengembangan bisnis perseroan yang dilakukan secara intensif sejalan dengan pertumbuhan peluang migas di wilayah offshore serta seiring dengan semakin berkurangnya cadangan-cadangan migas di darat. Wilayah kerja yang ditawarkan pemerintah selama lelang tahun 2008-2010 lalu juga sebagian besar berlokasi di lepas pantai dan laut dalam," katanya.

Dalam pelaksanaan proyek seismik zona transisi, ELSA melakukan pola joint operation dengan perusahaan seismik multinasional asal Perancis. Namun konsekuensi dari JO tersebut adalah porsi keuntungan yang dapat dicatat perseroan tidak lagi optimal. Maka dari itu upaya penguatan kompetensi dengan menambah nilai investasi terus diupayakan Perseroan.

Investasi berupa peralatan yang disiapkan perseroan dan peralatan lainnya dari perusahaan mitra akan di set-up pada kapal seismic yang disewa secara long-term contract dari perusahaan nasional. Kapal yang sudah dilengkapi dengan peralatan seismik rencananya mulai beroperasi triwulan III-2011.

Unit bisnis seismik zona transisi dan laut dalam diproyeksikan akan menyumbang pendapatan Rp 961 miliar pada tahun 2011. Kata Division Head of Corporate Secretary ELSA Heru Samodra, pendapatan di unit bisnis ini mengkontribusikan 27% dari total proyeksi pendapatan usaha kelompok jasa hulu migas Perseroan 2011 yang sebesar Rp 3,6 triliun.



(wep/qom)

Share:
Baca Juga

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.