Manipulasi Harga, Carrefour dan Wal-Mart Didenda
Kamis, 27/01/2011 09:30 WIB
Beijing - Pemerintah China mendenda peritel raksasa asal Prancis, Carrefour dan peritel AS Wal-Mart karena dinilai berbohong soal harga-harga produknya.
Menurut Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional China, kedua peritel raksasa itu tidak memberikan diskon yang sebenarnya dengan menaikkan terlebih dahulu harga barang-barang itu ataupun mengenakan harga lebih tinggi dari yang tercantum atau diiklankan.
Carrefour dan Wal-Mart dituding melakukan praktek-praktek manipulasi harga itu disejumlah kota di China seperti Shanghai, Kunming, SHenyang, Harbin dan Chongqing.
Komisi tersebut mengatakan, Carrefour dan Wal-Mart serta satu peritel lain yang tidak disebutkan didenda hingga 500.000 yuan atau sekitar US$ 75.960.
"Kami ingin mengingatkan dan memperingkatkan seluruh operator bisnis untk menerapkan disiplin sendiri ketika menetapkan harga-harga barang dan menerapkan bisnisnya secara jujur," jelas komisi tersebut seperti dikutip dari Reuters, Kamis (27/1/2011).
Sayangnya, baik Carrefour maupun Wal-Mart menolak memberikan komentar atas kasus tersebut.
Khawatir terhadap kenaikan harga-harga, pemerintah China biasanya secara random memeriksa harga-harga di toko menjelang liburan, terutama ketika negara tersebut sedang berjuang menghadapi inflasi.
China akan merayakan tahun barunya pada pekan depan, dan pemerintah khawatir inflasi akan semakin tinggi hingga menembus angka terbesar dalam 2 tahun terakhir.
inflasi tahunan China pada Desember sudah turun menjadi 4,6% dibandingkan pada November yang sebesar 5,1%. Namun para ekonom menilai penurunan inflasi itu hanya bersifat sementara.
Pada awal Desember, Komisi untuk provinsi Yunnan memerintahkan Carrefour, Wal-Mart dan beberapa supermarket lokal untuk memberitahukan penyesuaian harga 48 jam sebelumnya kepada pemerintah kota.
(qom/qom)
Menurut Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional China, kedua peritel raksasa itu tidak memberikan diskon yang sebenarnya dengan menaikkan terlebih dahulu harga barang-barang itu ataupun mengenakan harga lebih tinggi dari yang tercantum atau diiklankan.
Carrefour dan Wal-Mart dituding melakukan praktek-praktek manipulasi harga itu disejumlah kota di China seperti Shanghai, Kunming, SHenyang, Harbin dan Chongqing.
Komisi tersebut mengatakan, Carrefour dan Wal-Mart serta satu peritel lain yang tidak disebutkan didenda hingga 500.000 yuan atau sekitar US$ 75.960.
"Kami ingin mengingatkan dan memperingkatkan seluruh operator bisnis untk menerapkan disiplin sendiri ketika menetapkan harga-harga barang dan menerapkan bisnisnya secara jujur," jelas komisi tersebut seperti dikutip dari Reuters, Kamis (27/1/2011).
Sayangnya, baik Carrefour maupun Wal-Mart menolak memberikan komentar atas kasus tersebut.
Khawatir terhadap kenaikan harga-harga, pemerintah China biasanya secara random memeriksa harga-harga di toko menjelang liburan, terutama ketika negara tersebut sedang berjuang menghadapi inflasi.
China akan merayakan tahun barunya pada pekan depan, dan pemerintah khawatir inflasi akan semakin tinggi hingga menembus angka terbesar dalam 2 tahun terakhir.
inflasi tahunan China pada Desember sudah turun menjadi 4,6% dibandingkan pada November yang sebesar 5,1%. Namun para ekonom menilai penurunan inflasi itu hanya bersifat sementara.
Pada awal Desember, Komisi untuk provinsi Yunnan memerintahkan Carrefour, Wal-Mart dan beberapa supermarket lokal untuk memberitahukan penyesuaian harga 48 jam sebelumnya kepada pemerintah kota.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
