detikfinance

RI 'Tergoda' India Bangun Rumah Super Murah Rp 5-10 Juta

Suhendra - detikfinance
Jumat, 25/02/2011 12:33 WIB
Halaman 1 dari 2
Jakarta -Rencana pengembangan rumah super murah seharga Rp 5-10 juta untuk orang miskin, ternyata terinspirasi dari India yang mampu membangun rumah seharga US$ 300 atau sekitar Rp 2,7 juta.

Hal ini yang membuat Presiden SBY melemparkan wacana pengembangan rumah super murah seharga Rp 5-10 juta per unit.

"Memang waktu kunjungan Pak Presiden ke India, disebutkan US$ 300 untuk rumah murah di India," kata Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Pangihutan Marpaung kepada detikFinance, Jumat (25/2/2011).

Pangihutan mengatakan dirinya memang pernah mendengar biaya pembangunan rumah sangat murah di India. Di India proses pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat berbahan dinding dari lumpur dengan beberapa kemungkinan bahan campuran agar lebih kuat.

Menurutnya jika hal itu dicoba di Indonesia, sangat mustahil dilakukan karena kondisi India jauh berbeda dengan Indonesia. Secara geografis Indonesia masuk zona gempa.

"Saya nggak tahu spesifikasinya. Saya juga nggak tahu metode bangunnya, apakah materialnya. Kalau bicara mungkin?, ngggak mungkin rasanya," katanya.

Ia mencontohkan di program kementerian perumahan rakyat ada namanya program peningakatan kualitas  perumahan swadaya atau semacam 'bedah rumah'.  Kementerian perumahan rakyat memberikan stimulan seharga Rp 5 juta hanya untuk pergantian komponen dinding dan atap perunit rumah swadaya tersebut.Next

Halaman 12
(hen/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 03/08/2014 18:18 WIB
    Ini Penyebab Klaim Asuransi Kecelakaan Tak Bisa Cair
    Beberapa kasus ada saja pemegang asuransi kecelakaan yang sulit mencairkan klaimnya. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan klaim asuransi kecelakaan sulit atau bahkan tak bisa cair.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut