Pajak Bahan Bakar Kendaraan Dipatok Maksimal 5%

Ramdhania El Hida - detikfinance
Senin, 07/03/2011 16:44 WIB
Jakarta -Pemerintah pusat mengintervensi penerapan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) hingga September 2012, sebelum diserahkan sepenuhnya kepada daerah. Pemerintah pusat menetapkan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) maksimal 5% di 2011.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan pemerintah masih berwenang untuk mengatur tarif PBBKB di daerah hingga September 2012. Oleh karena itu, melalui UU APBN 2011, pemerintah menetapkan tarif maksimal PBBKB sebesar 5%.

Dalam UU No.28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), penerapan tarif PBBKB diserahkan kepada daerah dengan batas atas 10% sedangkan untuk kendaraan umum adalah 50% lebih rendah. Beberapa provinsi seperti DKI Jakarta ingin menerapkan tarif maksimal PBBKB yaitu 10%.
 
"UU PDRD memang memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengenakan PBBKB maksimal 10%. Namun Peraturan Presiden dan Ketetapan Menteri ESDM mewajibkan harga BBM bersubsidi di seluruh Indonesia sama. Oleh karena itu, diperlukan aturan yang bisa menjembatani atau merapikan beberapa provinsi yang berencana menerapkan tarif 7,5% atau 10%," ujar Hatta ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (7/3/2011).
 
Sebagai aturan pelaksana dari UU APBN 2011, pemerintah tengah merumuskan Keputusan Presiden untuk menetapkan pengenaan PBBKB maksimal 5%.

Jadi ke depan pemerintah daerah tidak bisa mengimplementasikan tarif PBBKB di atas 5%. "UU APBN 2011 telah menetapkan bahwa PBBKB itu 5%," imbuh Hatta.
 
Hatta menilai langkah pemerintah tersebut bertujuan agar masyarakat tidak dibebani dengan harga BBM yang tinggi, akibat penerapan tarif PBBKB dalam batas atas.

Selain itu, penyeragaman tarif diperlukan agar tidak terjadi disparitas harga antar daerah sehingga menimbulkan berbagai tindak penyimpangan, seperti penyelundupan.

(nia/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut