detikfinance

Ekspor RI ke Jepang Masih Berpeluang Pasca Tsunami

Ade Irawan - detikfinance
Senin, 14/03/2011 10:58 WIB
Jakarta - Potensi ekspor Indonesia masih memiliki peluang besar untuk bersaing di Jepang pasca gempa dan tsunami yang menimpa negara Jepang. Indonesia harus tetap melihat kondisi dulu sebelum menentukan langkah ekspor ke Jepang.

Hal ini disampaikan oleh Atase Perdagangan Indonesia di Tokyo Djatmiko  Bris Witjaksono kepada detikFinance Minggu malam (13/3/2011).

"Kita lihat dulu situasi di Jepang dan dampaknya kepada Jepang. Jepang akan membutuhkan dana unutk rehabilitasi," kata Djatmiko.

Namun menurutnya, konsumsi masyarakat Jepang masih akan banyak mengeluarkan uangnya untuk lifestyle dan makanan. Sehingga kata dia untuk kedua komoditas itu masih sangat potensial untuk berkembang di Jepang.

"Masih sangat potensial untuk, makanan, fesyen dan lifestyle, orang-orang Jepang banyak spending money untuk lifestsyle, situasi seperti ini jangan berhenti
mempromisikan," ungkapnya

Dikatakan Djatmiko desain-desain dari Indonesia akan bisa diterima di Jepang karena Indonesia memiliki keunikan yang mampu bersaing di pasar
global. Namun keunikan tersebut harus disesuaikan ke selera orang Jepang agar dapat diterima di sana.

"Design Indonesia tidak kalah, tapi tetap harus disesuaikan dengan selera Jepang," Tambahnya.

Sepanjang 2010 lalu, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 157,73 miliar. Kontribusi ekspor terbesar masih dipegang pasar-pasar konvensional seperti Jepang US$16,5 miliar, China US$14,07 miliar, dan AS US$13,3 miliar. Pangsa pasar untuk 3 negara tersebut 33,85% dari total ekspor Indonesia.



(hen/hen)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.