detikfinance

20 Juta Orang Bakal Naik ke Kelas Menengah dalam 4 Tahun

Ramdhania El Hida - detikfinance
Kamis, 31/03/2011 13:54 WIB
Jakarta -Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperkirakan jumlah masyarakat ekonomi kelas menegah pada 2015 akan mencapai 50 juta orang. Saat ini jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia mencapai lebih dari 30 juta orang.

"Kelas menengah sudah 30 juta lebih. Dalam 3-4 tahun ke depan akan meningkat sampai 50 juta orang, dan itu hampir 3 kali lipat populasi Malaysia," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (31/3/2011).

Gita menyatakan tahun 2015 merupakan momen pertumbuhan ekonomi yang tinggi karena pendapat per kapita kelas menengah akan mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi.

"Masing-masing orang kan PDB-nya besar, bisa sampai US$6.000-7.000 per tahun dan itu luar biasa," ujarnya.

Sebelumnya, berdasar data terbaru yang dirilis Bank Dunia disebutkan bahwa dalam kurun waktu 7 tahun terakhir atau terhitung 2003–2010, sekitar 50 juta jiwa masyarakat yang awalnya berpenghasilan kategori rendah, naik kelas menjadi berpenghasilan menengah.

Indikator yang dipakai untuk mengukur masyarakat kelas menengah di Indonesia adalah besarnya konsumsi atau pengeluaran per hari yang berkisar antara US$ 2–US$ 6 atau sekitar  Rp 18-64.000.

Tahun 2010, jumlah masyarakat golongan kelas menengah semakin banyak hingga mencapai 131 juta jiwa. Artinya, setiap tahun ada tujuh juta penduduk golongan penghasilan rendah yang naik kelas menjadi berpenghasilan menengah.

Peningkatan jumlah masyarakat kelas menengah tersebut merupakan akumulasi dari bertambahnya masyarakat berpenghasilan menengah yang ada di perkotaan dan pedesaan. Hanya, peningkatan ini lebih nyata terlihat di perkotaan dibanding perdesaan.

Peningkatan jumlah masyarakat kelas menengah ini perlu diakui sebagai bagian dari tingginya laju pertumbuhan ekonomi nasional. Meningkatnya jumlah masyarakat berpendapatan menengah tentu menjadi kabar menggembirakan sebagai bagian dari langkah Indonesia menjadi negara maju.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya menyatakan golongan menengah di Indonesia saat ini jumlahnya 25 juta orang atau 30% dari seluruh pekerja yang menerima pendapatan. Rata-rata penghasilan mereka sebesar US$ 5.356 per tahun.

Sedangkan untuk golongan atas, BPS mencatat hanya ada sekitar 8,3 juta orang atau 10% dari total penduduk berpenghasilan. Penghasilan golongan ini rata-rata adalah US$ 14.198 per tahun.

(nia/hen)

Baca Juga


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
  • Ini Investasi yang Cocok Saat Imlek Senin, 08/02/2016 11:00 WIB
    Ini Investasi yang Cocok Saat Imlek
    Anda bisa mengandalkan feng shui untuk berinvestasi setelah Imlek di tahun monyet api, tapi bisa juga memakai data. Investasi seperti apa yang menarik saat Imlek?


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut