detikfinance

Impor Mesin Foto Copy Terus Naik

Suhendra - detikfinance
Minggu, 24/04/2011 14:05 WIB
http://us.images.detik.com/content/2011/04/24/4/fotocopydalam.jpg
Jakarta -Tren permintaan impor mesin foto copy bekas dan baru terus naik, rata-rata bisa mencapai 10% per tahun. Kenaikan ini karena kebutuhan mesin foto copy di dalam negeri terus menggeliat untuk kebutuhan perkantoran maupun perorangan.

"Secara global naik sih, per tahun impor terus naik," kata Ketua Umum Asosiasi Distributor Resmi Mesin Fotocopy Warna dan Mesin Multifungsi Berwarna (Adminkom)  Michael Roring kepada detikFinance, Minggu (24/4/2011).

Ia menuturkan selama ini impor mesin foto copy banyak berasal dari negara-negara ASEAN. Bahkan beberapa prinsipal mesin foto copy selain Jepang yaitu China cukup banyak masuk ke pasar Indonesia.

"Naiknya ini karena pasar kita begitu banyak, mulai dari kebutuhan office sampai end user," katanya.

Menurutnya tren kenaikan impor mesin foto copy juga didorong adanya perubahan teknologi mesin foto copy yang begitu pesat. Dari model hingga teknologi mesin foto copy setiap tahunnya terus berubah.

Seperti diketehui Indonesia  tercatat sebagai salah satu negara pengimpor mesin foto copy tertinggi di dunia dengan nilai impor mencapai triliunan rupiah. Hal ini karena belum ada satu pun pabrik mesin foto copy yang berdiri di Indonesia.

Kementerian Perindustrian menyatakan volume impor mesin foto copy bekas saja pertahunnya mencapai 25.000-30.000 unit. Total kebutuhan mesin foto copy Indonesia rata-rata sedikitnya  bisa mencapai 100.000 unit per tahun dengan nilai impor hingga Rp 10 triliun per tahun.

(hen/wep)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!

Sponsored Link


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut