detikfinance

Produk Ekspor RI Paling Laris ke Jepang

Ade Irawan - detikfinance
Selasa, 03/05/2011 17:13 WIB
Produk Ekspor RI Paling Laris ke Jepang
Jakarta -Hingga kini produk-produk ekspor Indonesia paling banyak dijual ke Jepang. Hal ini dapat dibuktikan dengan catatan realisasi ekspor selama 3 bulan pertama 2011, Jepang masih menduduki peringkat teratas.

"Jepang masih negara tujuan utama ekspor non-migas," kata Menteri Perdagagan Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers soal kinerja ekspor nonmigas triwulan I-2011 di kantornya, Jl Ridwan Rais, Selasa (3/5/2011).

Menurut Mari ekspor non-migas Indonesia ke Jepang sebesar 11,8% dari total ekspor Indonesia. Pada triwulan I -2011 ekspor non-migas Indonesia ke Jepang mencapai US$ 4,38 miliar.

Dikatakan Mari, setelah Jepang, ada Amerika yang menjadi negara tujuan ekspor kedua dengan porsi 10,57% disusul China dengan porsi 9,83%.

"Amerika kembali menjadi nomer dua. Dulu-dulu RRT (China), sekarang jadi nomor 3 walaupun angkanya beda-beda dikit," katanya.

Salah satu contoh produk Indonesia yang mengalami kinerja kinclong di pasar Jepang adalah tekstil dan produk tekstil (TPT). Ekspor TPT ke Jepang dengan pemanfaatan IJEPA (Indonesia Japan Economic Partnership Agreement) meningkat 19,9% dari US$ 57,78 juta pada Februari 2011 menjadi US$ 69,29 juta pada Maret 2011.

Sementara itu, ekspor produk kayu olahan dan alas kaki ke Jepang turun cukup tajam. Alas kaki turun dari US$ 17,74 juta pada Februari menjadi US$ 12,52 juta pada Maret 2011. Sementara produk kayu olahan dari US$ 38,43 juta menjadi US$ 26,53 juta. "Dari IJEPA, TPT meningkat," pungkasnya.

Data BPS menunjukan ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang pada Maret 2011 mencapai angka terbesar yaitu US$1,53 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,41 miliar dan Cina US$1,30 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 31,86%. Sementara ekspor ke Uni Eropa yang mencakup 27 negara sebesar US$1,69 miliar.

Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Maret 2011 mencapai US$ 45,31 miliar atau meningkat 27,51% dibanding periode yang sama tahun 2010, sementara ekspor nonmigas mencapai US$ 37,12 miliar atau meningkat 28,66%


(ade/hen)

Baca Juga


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • Perempuan Bergaji Rp 379 Miliar Kamis, 28/04/2016 07:10 WIB
    Perempuan Bergaji Rp 379 Miliar
    CEO perusahaan otomotif AS, General Motors (GM), Mary Barra, mendapatkan gaji US$ 28,6 juta atau sekitar Rp 379 miliar sepanjang 2015 lalu. Angka ini naik 77%.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut