detikfinance

Baru 4 Bulan Subsidi BBM Sudah Habis Rp 29 Triliun

Ramdhania El Hida - detikfinance
Kamis, 19/05/2011 18:18 WIB
Foto: Akhmad-detikFinance
Jakarta - Pemerintah telah menghabiskan dana Rp 29,2 triliun untuk subsidi BBM dari Januari-April 2011. Anggaran ini mencapai 30,4% dari pagu anggaran sebesar Rp 95,9 triliun tahun ini.

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati menjelaskan, total subsidi yang telah diguyurkan oleh pemerintah per April 2011 mencapai Rp 46,4 triliun atau 24,7% dari target APBN 2011.

Subsidi tersebut, lanjutnya, terdiri dari subsidi energi Rp 38,8 triliun atau 28,4% dari pagu dan subsdi non energi Rp 7,6 triliun atau 15% dari pagu.

"Realisasi subsidi energi terdiri dari subsidi BBM Rp 29,2 triliun atau 30,4% dari pagu, dan realisasi subsidi listrik Rp 9,6 triliun atau 23,6% dari pagu," ujarnya di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (19/5/2011).

Sebelumnya, Dirjen Anggaran Kemenkeu Herry Purnomo memperkirakan subsidi BBM bakal melebihi target dalam APBN 2011, sehubungan dengan batalnya pembatasan BBM bersubsidi pada April ini.

"Kan ada program yang seharusnya dilaksanakan pada bulan apa itu, di APBN mengatakan pembatasan BBM itu sudah mulai pada bulan apa (Januari), itu saja sudah terlewati. Dari satu sisi itu saja sudah ada potensi, harus ada penambahan subsidi," ungkap Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo beberapa waktu lalu.

Selain itu, lanjutnya, ada faktor lain yang bakal memicu bengkaknya subsidi BBM seperti, kenaikan harga minyak Indonesia (ICP/Indonesia Crude Price) dan penambahan konsumsi BBM bersubsidi.

"Dari satu sisi saja jelas ada penambahan, belum lagi faktor kenaikan ICP, konsumsi yang meningkat di atas target," ujarnya.

Sayangnya, ia mengaku belum menentukan angka pasti kenaikan subsidi BBM mengingat banyaknya parameter yang terkait dengan BBM bersubsidi.

"Karena banyak exercisenya, ada dari ICP, tergantung dari kursnya, tergantung dari berapa kelebihan pagu BBM-nya, banyak faktor, banyak elemen yang harus dihitung. Belum fix karena parameternya banyak yang harus dicek lagi," ujarnya.

Ia pun urung bicara mengenai besarnya realisasi subsidi BBM pada kuartal I ini. "Ada target 3 bulanan, saya belum cek, realisasi sudah ada. Belum cek, kalau konsumsi kan bergerak terus," tandasnya.


(nia/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.