detikfinance

RI Tergiur Trik Jitu Pemasaran MA-60 China

Ade Irawan - detikfinance
Selasa, 24/05/2011 17:23 WIB
http://us.images.detik.com/content/2011/05/24/4/merpati-dalam.jpg
Jakarta -Indonesia seharusnya tidak perlu membeli pesawat MA-60 karena teknologi pesawat terbang yang dimiliki Indonesia sebenarnya sudah lebih maju dari China. Namun kemampuan China dalam 'memoles' pemasaran pesawat buatan Xian Aircraft tersebut, Indonesia akhirnya rela membelinya.

"Kenapa kita dulu ambil MA-60 karena dia menawarkan dengan finance-nya. Kita tidak usah keluar duit apa-apa, dia yang membiayai. Itu salah satu cara marketing," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat ketika ditemui di kantornya Selasa (24/5/2011).

Menurut Hidayat, pesawat CN-235 merupakan pesawat yang paling cocok dengan keadaan geografis Indonesia yang memiliki banyak pulau. Sehingga pesawat tersebut sangat pas untuk penerbangan atar pulau.

"Kita yang paling cocok itu (CN-235), tapi karena dulu ada masalah jadi beli MA-60 itu," ujarnya.

Hidayat menjamin, jika PT Dirgantara Indonesia memiliki cara pemasaran pesawat seperti yang dimiliki oleh China dalam menjual MA-60, maka akan banyak negara di Asia yang memiliki pesawat CN-235 buatan Indonesia. Saat ini saja, Korea Selatan sudah menginginkan penambahan armada pesawat CN-235 dari Indonesia.

"Kalau kita punya cara marketing kaya gitu (China), Ooh mungkin Asia banyak yang beli. Korea saja yang sudah canggih masih butuh CN-235 untuk antar pulau. nggak banyak kira-kira 3 kalau tidak salah," tambahnya.

Hidayat tidak memusingkan pembelian pesawat CN-235 oleh Korea Selatan dengan cara barter atau bukan. Hidayat hanya mengedapankan bahwa masih ada negara yang tertarik dengan pesawat buatan Indonesia.

"Saya belum tahu keputusannya gimana, tapi yang penting ada yang berminat dengan teknologi kapal terbang Indonesia," imbuhnya.
(ade/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut