detikfinance

Direktur Ditangkap KPK, DGI Optimistis Bisa Rampungkan Wisma Atlet

Herdaru Purnomo - detikfinance
Minggu, 29/05/2011 15:27 WIB
Jakarta -PT Duta Graha Indah Tbk (DGI) terus mempercepat proses pembangunan Wisma Atlet Sea XVI. Sampai akhir Mei 2011 pembangunan proyek yang 'berbau' korupsi tersebut telah mencapai 71%.

“Kami optimis proyek wisma atlet akan selesai tepat waktu. Sampai akhir Juni kami perkirakan sudah selesai 94% dan tinggal penyelesaian finishing akhir,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Duta Graha Indah Tbk, Johan Halim dalam siaran pers yang diterima detikFinance di Jakarta, Minggu (29/5/2011).

Dijelaskannya, proyek wisma atlet terdiri dari 4 bangunan yang mampu menampung sekitar 2.200 orang atlet. Proyek yang diperoleh perseroan melalui tender di tahun 2010 ini mulai dikerjakan pada bulan Desember 2010. Praktis, PT DGIK hanya memiliki waktu 7 bulan untuk menyelesaikan proyek ini.

"Proyek ini ditargetkan selesai pada pertengahan bulan Juli mendatang," tambahnya.

Dalam proyek ini, PT DGIK hanya mendapatkan pembangunan gedung wisma atlet. Adapun infrastruktur lain seperti pembangunan jalan menuju lokasi, air bersih dan pasokan listrik melibatkan kontraktor lain.

Johan menuturkan, hujan yang terjadi sepanjang tahun ini menjadi salah satu tantangan terbesar penyelesaian proyek ini. Namun Ia mengklaim dengan kerja keras perusahaan, pembangunan wisma atlet tetap berjalan lancar, bahkan realisasinya diatas target perusahaan.

“Wajarnya proyek seperti ini membutuh waktu hingga 10 bulan. Tapi karena proyek ini merupakan crash program maka kami sanggup mengambil proyek ini dengan jadwal 7 bulan dan berkat kerja keras seluruh karyawan, hasilnya sungguh menggembirakan,” tuturnya.

Proyek wisma atlet berada diareal seluas 40 hektar dikota Palembang, Sumatra Selatan. Proyek senilai Rp 191 miliar merupakan crash program dari pemerintah. Rencananya, wisma atlet ini akan menjadi tempat penginapan bagi para atlet Sea Games dari berbagai negara ASEAN.

Johan menambahkan, selain menyelesaikan pembangunan proyek wisma atlet, di tahun 2011 ini perusahaannya juga masih menyelesaikan beberapa proyek lain. Di tahun 2010 lalu, emiten yang go publik ditahun 2007 ini mampu mendapatkan kontrak baru senilai Rp 2 triliun. Sementara tahun 2011, DGIK menargetkan proyek baru sebesar Rp 2,2 triliun. Sampai kuartal I 2011, DGIK telah mengantongi proyek baru senilai sekitar Rp 300 miliar.

“Kami akan terus berusaha untuk merealisasikan target yang sudah ditetapkan perusahaan. Dan kami optimis bisa meraihnya,” imbuh Johan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan proyek tersebut berbau korupsi. Sesmenpora Wafid Muharam, Direktur PT Duta Graha Indah M El Idris, dan Direktur PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang ditangkap KPK pada pertengahan April lalu di Kemenpora.

KPK menemukan cek Rp 3,2 miliar sebagai bukti dugaan suap untuk Wafid dari PT DGI. Pemberian uang diduga sebagai success fee untuk proyek pembangunan Wisma Atlet Sea Games di Palembang.

Dalam pengembangan kasus, Rosa mengaku sebagai orang suruhan Bendahara Umum PD, M Nazaruddin. Berkali-kali hal itu disampaikan mantan pengacaranya, Kamarudin Simanjuntak. Bahkan Nazaruddin mendapat bagian Rp 25 miliar. Namun, Nazaruddin membantah tudingan itu. Rosa pun belakangan mengubah BAP-nya

(dru/dru)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China Senin, 18/07/2016 12:05 WIB
    Wawancara Tenaga Ahli Kemenko Maritim
    Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China
    Natuna adalah wilayah yang sangat penting. Bukan hanya kaya akan ikan, Natuna juga menyimpan potensi besar di sektor migas dan pariwisata.
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut