Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 16:10 WIB
Jatuh 65 Poin, IHSG Tinggalkan Level 4.000 -
Rabu, 16/05/2012 15:25 WIB
Politik Eropa Bergejolak, Nilai Tukar Euro 'Tiarap' -
Rabu, 16/05/2012 13:45 WIB
SBY Nilai Paper & Money Trading Kacaukan Harga Pangan -
Rabu, 16/05/2012 12:22 WIB
ABM Jual 360,000 MT Batubara ke China dan Thailand -
Rabu, 16/05/2012 12:08 WIB
Sesi I
Terjun Bebas 99 Poin, IHSG Pulang ke Level 3.900 -
Rabu, 16/05/2012 11:45 WIB
Perusahaan Energi Grup Bakrie Cari Tambahan Modal Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Rumor Saham
Sumitomo Minati INCO, Target Rp 4000?
Salah satu pelaku pasar mengatakan bahwa Sumitomo Corp dari Jepang akan menambah kepemilikan dalam PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Kabar yang....
2 Komentar | Balas Tanggapan
2 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bisnis Lampu Beromzet Jutaan Rupiah Ini Berawal dari Hobi
Menggeluti sebuah bisnis tak jarang dimulai dari sebuah hobi ataupun kesukaan seseorang. Misalnya usaha lampu hias unik yang ditekuni oleh Kuntoro, asal Surabaya.
Sosok Dan Peristiwa
Siapakah Rudy Setyopurnomo, Sang Bos Baru Merpati?
Menteri BUMN Dahlan Iskan menunjuk Rudy Setyopurnomo sebagai Direktur Utama Merpati. Siapa sebenarnya Rudy?
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,771.000
-
Rp 472.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 16/05/2012 14:04 WIB
Miris! Tahun Depan Gaji PNS Cuma Naik 7%
Posted by: kaptenDF
Selasa, 07/06/2011 17:36 WIB
Bank NTT Segera Melantai di Bursa Saham
Whery Enggo Prayogi - detikFinance
"Kami akan persiapkan (IPO) tahun depan. Sebelum IPO, kita terbitkan obligasi satu lagi tahun depan. Saham yang akan dilepas sekitar 20-30%," jelas Presiden Direktur Bank NTT, Daniel Tagu Dedo usai penawaran obligasi perseroan, di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Selasa (7/6/2011).
Perseroan menargetkan pertumbuhan kredit 30% menjadi Rp 3,63 triliun hingga akhir tahun 2011. Rasio kecukupan modal (CAR) juga akan dijaga pada level 28%.
"Kredit bisa tumbuh 30% di tahun ini, Sampai dengan Maret pencapaian kredit (outstanding) sudah mencapai Rp 3,2 triliun," imbuhnya.
Penyaluran kredit masih didominasi sektor Usaha Kecil Menegah (UKM) dan Mikro. Sebanyak 70% akan disalurkan pada sektor ini. Sisanya untuk industri unggulan, seperti kakao, cokelat serta olahan rumput laut.
Ia menambahkan, sampai dengan akhir 2011 akan ada penambahan penyaluran kredit sekitar Rp 800 miliar. Selain masuk ke industri unggulan, perseroan juga akan membiayai pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menjadi program PLN.
"Dalam pembiayaan dari 13 PLTU PLN, dua diantaranya ada di NTT. Total investasinya mencapai Rp 1,4 triliun yang didanai dari 26 BPD. Lokal kita juga bangun PLTD, dan pembangkit listrik micro hydro yang ramah lingkungan. Kredit UKM kami akan masuk sektor peternakan Rp 100 miliar. Juga industri pengolah tepung rumput laut, dananya cukup besar RP 50-75 miliar," ungkap Daniel.
Untuk memenuhi pendanaan dalam rangka ekspansi kredit, Bank NTT menerbitkan surat utang (obligasi) Rp 500 miliar. Juga penyertaan modal langsung dari Pemerintah Provinsi NTT.
"Kami masih membutuhkan dana-dana yang bersifat jangka panjang. Seperti obligasi ini. Obligasi justru melengkapi struktur pendanaan BPD NTT," ucapnya.
CAR perseroan sampai April 2011 mencapai 29% atau jauh melampaui ketentuan minimum dari Bank Indonesia (BI). Atas rencana penyaluran kredit ini, CAR masih akan terkontrol di level 27-28%.
"CAR kami masih tinggi karena selama ini kredit disalurkan ke PNS (Pegawai Negeri Sipil), dan memakai Asuransi BUMN, sehingga AMTR-nya hanya 50%," tutur Daniel.
Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank NTT sampai dengan Maret mencapai Rp 3,2 triliun. Ini terdiri dari dana murah, Giro Rp 2 triliun serta tabungan Rp 800 miliar-Rp 1 triliun. "Dana mahal, deposito perseroan mencapai Rp 1,2 triliun. DPK sampai akhir tahun diharapkan mencapai Rp 5-6 triliun," tegasnya.
(wep/ang)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Rabu, 16/05/2012 13:18 WIB
Bos Kereta Api Pamer Stasiun Gambir Lebih Kinclong daripada Bandara Cengkareng -
Rabu, 16/05/2012 15:55 WIB
Wow! Sri Mulyani Masuk Daftar 'The Most Powerful Woman You've Never Heard Of' -
Rabu, 16/05/2012 11:20 WIB
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013 -
Rabu, 16/05/2012 11:58 WIB
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI -
Rabu, 16/05/2012 12:35 WIB
Siapakah Rudy Setyopurnomo, Sang Bos Baru Merpati?
Komentar Terpopuler
-
Senin, 14/05/2012 - 11:31
Dahlan Iskan: Pesimisme, RI Seolah-olah Bangkrut Minggu Depan -
Kamis, 17/05/2012 - 03:04
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI -
Rabu, 16/05/2012 - 19:32
Dahlan: Ada yang Tersembunyi di Balik Utang Pemerintah Rp 1.859 Triliun -
Rabu, 16/05/2012 - 21:38
Tolak Dirut Baru, Pejabat Merpati Ramai-ramai Resign -
Rabu, 16/05/2012 - 21:51
Perlukah Ada Penyatuan Zona Waktu di Indonesia?
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message




