detikfinance

SBY Pamer RI Kebal Krisis

Ramdhania El Hida - detikfinance
Minggu, 12/06/2011 16:30 WIB
Jakarta - Di depan para utusan negara-negara pada forum internasional yakni World Economic Forum (WEF), Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kebanggaannya terhadap Indonesia yang selama ini bertahan di tengah berbagai krisis.

"Indonesia telah berhasil bertahan menghadapi banyak rintangan dan guncangan, seperti krisis keuangan, goncangan politik, kerusuhan, flu burung, krisis konstitusional, konflik etnis, separatisme, serangan teroris, dan bencana alam," tutur SBY saat membuka WEF di hotel Shangri-La, Jakarta, Minggu (11/6/2011).

Selain itu SBY mengatakan kebanggaan dirinya bahwa Indonesia menjadi negara demokrasi ketiga terbesar di dunia. SBY juga mengatan di Asia Tenggara ekonomi Indonesia adalah yang terbesar.

"Indonesia juga merupakan negara ekonomi berkembang dengan situasi politik yang stabil, penganut politik luar negeri bebas aktif, anggota G20 dan ketua ASEAN. kata SBY.

Menurutnya perekonomian Indonesia akan semakin kuat, meskipun masih menghadapi masalah seperti kemiskinan, korupsi, infrastruktur, dan ketidakefisienan birokrasi.

"PDB kami mendekati US$10 triliun, dan kami menargetkan menjadi negara dengan perekonomian 10 besar di dunia dalam satu dekade ke depan ini," tukasnya.




(dru/dru)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.