detikfinance

Lembaga Penjamin Polis Asuransi Wajib Dibentuk

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 19/08/2011 09:56 WIB
http://us.images.detik.com/content/2011/08/19/5/insurancedalam.jpg Ilustrasi Foto: dok detikFinance
Jakarta -Pemerintah diminta untuk segera membentuk lembaga penjamin khusus pemegang polis asuransi. Pasalnya industri asuransi kini terus meningkat pesat dan para pemegang polis terus bertambah banyak.

"Industri asuransi tumbuh terus sangat signifikan. Apalagi dari pemegang polisnya, oleh sebab itu memang sudah sangat diperlukan apa yang namanya LPS-nya asuransi," ungkap Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Djaelani ketika ditemui diKawasan Sudirman, Jakarta, Kamis Malam (18/8/2011).l

Dijelaskan Firdaus, pemerintah memang sudah mempersiapkan dan mengkaji lebih jauh mengenai penjaminan ini. Dan ternyata, sambung Firdaus pemerintah menilai, pemegang polis khususnya untuk asuransi jiwa sudah mendesak.

"Asuransi jiwa itu nasabahnya banyak. Tetapi balik lagi, kita serahkan semua ke pemerintah dan DPR," ujar Mantan Kepala Biro Perasuransian Bapepam LK ini.

Lebih jauh Firdaus mengatakan, penjaminan bagi pemegang polis asuransi di negara-negara maju dan berkembang memang sudah banyak digunakan.

Bentuknya, Firdaus mengatakan ada negara yang menyatukannya dengan penjaminan nasabah bank namun adapula yang berdiri sendiri.

"Kalau tren di luar negeri, di Kanada terpisah dan kebanyakan negara Eropa seperti itu sedangkan untuk Malaysia, Korea dan Jepang disatukan," jelas Firdaus.

Firdaus mengatakan lembaga penjamin pemegang polis nantinya akan berperan seperti Lembaga Penjamin Simpanan. Dalam dunia perbankan di Indonesia, simpanan masyarakat yang dijamin pemerintah maksimum sebesar Rp 2 miliar.
(dru/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut