Petani Sedih Susah Dapat Kredit Bank
Jumat, 16/09/2011 15:42 WIB
Jakarta - Para petani mengungkapkan kekecewaannya karena susahnya mendapatkan akses pembiayaan perbankan. Banyaknya 'embel-embel' jaminan ternyata membuat para petani susah mendapatkan pembiayaan via bank.
Ketua Komite Tetap Pengembangan Industri Primer Pertanian Kadin Adhi S Lukman mengatakan Indonesia ini negara kaya pertama dan negara agraris tetapi pertumbuhan sektor pertanian masih cukup lambat
"Terutama faktornya sulitnya pembiyaannya bagi petani. Banyak laporan yang mengatakan bahwa petani kita yang mengakses perbankan hanya 10 persen dari total petani dan kredit perbankan masih sekitar 2 persen yang disalurkan ke pertanian," ungkap Adhi.
Dan banyak kesulitan yang dirasakan oleh petani, sambung Adhi adalah jaminan.
"Misalnya petani mau kredit traktor tapi tidak bisa karena traktor tidak ada BPKB. Tapi kalau kredit motor langsung di kasih karena ada BPKB padahal motor itukan konsumtif tidak produktif bagi petani. Jadi jaminan masalahnya," jelas Adhi.
"Harusnya kalau kita maju di pertanian kita harus mendukung apa yang menjadi hambatan dan harus di pecahkan," imbuhnya.
Oleh karena itu, Adhi meminta wacana pembentukan bank pertanian bisa terus diwujudkan.
"Nantinya, kredit perbankan kepada pertanian khususnya untuk para petani bisa ditingkatkan. Di beberapa negara sudah ada itu seperti di Thailand," tuturnya.
(dru/ang)
Ketua Komite Tetap Pengembangan Industri Primer Pertanian Kadin Adhi S Lukman mengatakan Indonesia ini negara kaya pertama dan negara agraris tetapi pertumbuhan sektor pertanian masih cukup lambat
"Terutama faktornya sulitnya pembiyaannya bagi petani. Banyak laporan yang mengatakan bahwa petani kita yang mengakses perbankan hanya 10 persen dari total petani dan kredit perbankan masih sekitar 2 persen yang disalurkan ke pertanian," ungkap Adhi.
Dan banyak kesulitan yang dirasakan oleh petani, sambung Adhi adalah jaminan.
"Misalnya petani mau kredit traktor tapi tidak bisa karena traktor tidak ada BPKB. Tapi kalau kredit motor langsung di kasih karena ada BPKB padahal motor itukan konsumtif tidak produktif bagi petani. Jadi jaminan masalahnya," jelas Adhi.
"Harusnya kalau kita maju di pertanian kita harus mendukung apa yang menjadi hambatan dan harus di pecahkan," imbuhnya.
Oleh karena itu, Adhi meminta wacana pembentukan bank pertanian bisa terus diwujudkan.
"Nantinya, kredit perbankan kepada pertanian khususnya untuk para petani bisa ditingkatkan. Di beberapa negara sudah ada itu seperti di Thailand," tuturnya.
(dru/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 19:10 WIB
Ekspansi Intraco Penta di Kalimantan
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 18:39 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 12:56 WIB
Bos Majalah Porno Beli Rumah Rp 48 Miliar, Kado Untuk Istri Baru
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 15:14 WIB
Perusahaan Taksi Ini Jual Mobil Bekas Rp 7,5 Juta
-
38 Komentar
-
25 Komentar
-
22 Komentar
-
21 Komentar
-
19 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
Pengusaha tambang raksasa Gina Rinehart telah kehilangan kekayaan AUD 7 miliar (US$ 6,8 miliar) atau sekitar Rp 64 triliun tahun lalu. Meski begitu, Rinehart tetap jadi orang terkaya di Australia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB WIB
Perbanas Ungkap Alasan Soal Gencarnya Bank Singapura Akuisisi Bank Lokal
-
Rabu, 22/05/2013 15:46 WIB WIB
Sudah Terpasang AC, Harga Tiket Kereta Jarak Jauh Kelas 3 Naik 175%
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







