detikfinance
Perencanaan Keuangan
Aidil Akbar Madjid, MBA, CFE®, CFP®, RFC®
Wealth Planner™
Pakar Ekonomi Mikro & Keluarga
Chairman, IARFC Indonesia

Seputar Hukum Warisan di Indonesia

Aidil Akbar Madjid - detikfinance
Senin, 31/10/2011 11:14 WIB
Halaman 1 dari 3
//images.detik.com/content/2011/10/31/458/AA2-dalam.JPG
Jakarta -Saya mendapat informasi bahwa seorang Perencana Keuangan juga harus mengerti ilmu waris? Sudah lama saya ingin mengirimkan pertanyaan ini ke Mas Akbar, akan tetapi baru kali ini saya kesempatan untuk dapat menulis. Hal ini berhubungan dengan wasiat dan warisan yang dimiliki oleh Bapak saya.

Bapak saya yang sudah berusia 70 tahun sedang melakukan persiapan untuk berangkat Ibadan Hají ke Tanah Suci Meca tahun ini. Sebelum berangkat Haji bapak ingin meninggalkan surat wasiat kepada kami anak-anaknya atas harta kekayaan keluarga kami.

Sebagai informasi tambahan, saya sekeluarga 3 bersaudara dari satu ibu. Tanpa izin dari ibu saya (istri pertama) bapak menikah lagi dengan istri ke 2 dan dikaruniai 2 orang anak.

Pertanyaan saya, bagaimana status dengan ke 2 saudara saya (beda ibu). Apakah mereka bisa mendapatkan harta waris dari bapak saya?.

Jawaban:

Bapak Hasan yang terhormat,

Memang hukum waris dan wasiat menjadi hal yang sangat pelik di Indonesia terutama karena kurangnya kesadaran anggota masyarakat untuk membuat wasiat. Dalam kasus anda, bapak anda sudah lebih maju dengan mempersiapkan surat wasiat meskipun masih terdapat kelemahan dalam wasiat ini.Next

Halaman 123
(qom/qom)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut