detikfinance

Kejar Efisiensi, Dahlan Pangkas Direksi & Komisaris Merpati

Akhmad Nurismarsyah - detikfinance
Kamis, 03/11/2011 10:00 WIB
Kejar Efisiensi, Dahlan Pangkas Direksi & Komisaris Merpati Foto: Dok detikFinance
Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berencana memangkas direksi PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) menjadi tiga saja. Hal ini dinilai, agar terjadi efisiensi di tubuh perusahaan.

Demikian hal tersebut disampaikan olehnya yang ditemui di Gandaria city, usai meluncurkan buku terbarunya yang berjudur "Dua Tangis Ribuan Tawa", Jakarta, Rabu malam (3/11/2011).

"Untuk Merpati kan sudah dapat uang banyak (melalui PMN), dan direksinya akan dirampingkan," singkat Dahlan.

Dirinya menilai, direksi di tubuh perusahaan BUMN Aviasi tersebut dapat dipendekkan menjadi tiga orang direksi dan tiga orang komisaris saja.

"Itu cukup, mungkin tiga cukup, direksinya tiga orang dan komisarisnya tiga orang," ungkapnya.

Dahlan berencana dalam waktu tiga bulan ke depan ini, Kementerian BUMN diusahakan untuk menyehatkan BUMN-BUMN yang masih 'sakit' terlebih dahulu.

Sedangkan untuk Merpati sendiri, saat ini perusahaan tersebut memiliki enam direksi yakni Sardjono Jhony Tjitrokusumo (direktur utama), Adi Gunawan (wakil direktur utama), Wisudo (direktur teknik), Asep Ekanugraha (direktur operasi), Tonny Aulia Achmad (direktur niaga), Farid Luthfi (direktur keuangan dan administrasi).

Dahlan sebelumnya sempat menegaskan, bahwa dana yang diberikan kepada Merpati melalui PMN (Penyertaan Modal Negara) harus menjadi yang terakhir diberikan ke perusahaan tersebut.

(nrs/ang)

Baca Juga


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut