Menembus Jajaran Orang Terkaya, Keluarga Hamami Belajar Lebih Profesional
Selasa, 06/12/2011 11:26 WIB
Jakarta - Pelepasan saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) bagi keluarga Hamami, salah satu orang terkaya Indonesia versi Forbes, merupakan rangkaian dari pembelajaran dan mewujudkan perusahaan lebih profesional.
Keluarga Hamami merupakan founder dari PT Tiara Marga Trakindo, induk dari ABMM yang baru saja mencatatkan saham perdananya di lantai Bursa. Ahmad Hamami, generasi pertama pimpinan TMT yang juga distributor Caterpillar di Indonesia.
Anak tertua dari Ahmad Hamami, Mivida Hamami atau biasa dipanggil Mia, mengaku, keinginan untuk melepas saham ke publik melalui Initial Public Offering (IPO) tercetus 8 tahun lalu. Terjadi pembicaraan yang cukup panjang sebelum akhirnya Hamami mau berbagi saham ke publik.
"Sudah sejak lama ada pembicaraan 8-10 tahun lalu. Persiapannya sendiri sudah 3 tahun lalu," kata Mia saat berbincang dengan detikFinance, di Jakarta, Selasa (6/12/2011).
Dengan menjadi perusahaan publik, TMT ingin belajar menjadi profesional dengan menerapkan Good Corporate Governence. Meskipun selama ini perusahaanya telah dikelola seprofesional mungkin.
"Kami ingin menerapkan GCG secara lebih baik, makanya kami mencatatkan saham," tuturnya.
Emiten berkode ABMM itu hari ini melepas sahamnya di BEI. Perseroan menawarkan 550,6 juta atau sekitar 20% saham pada pencatatan di pasar modal. Dengan harga eksekusi tersebut, maka total dana yang bisa diraih sebanyak Rp 2,1 triliun.
Sebanyak 413,165 juta adalah saham baru, sisanya 137,468 juta merupakan saham divestasi pemegang saham. Nilai nominal sebesar Rp 500 per lembar.
Hasil IPO, sebanyak 70% dana digunakan untuk pembiayaan ekspansi anak usaha. Sebanyak 24% untuk pembiayaan utang, dan sisanya untuk modal kerja.
ABMM pada pembukaan perdagangan di saham hari ini, Selasa (6/12/2011), naik Rp 350 ke level Rp 4.100, dari harga pelaksanaan Rp 3.750 per lembar. Gairah pasar membawa harga saham ini sempat berada di posisi tertinggi Rp 4.100 per lembar.
Kini TMT dipimpin oleh anak laki-laki tertua Hamami, Maki Hamami. Namun ketiga anaknya lain, Mia, Ana dan Bari Hamami tetap terlibat di perusahaan.
"Sekarang Maki yang lead. Namun saya juga masih aktif di TMT," imbuhnya.
Ahmad Hamami, pria berusia 81 tahun yang biasa dipanggil 'Met' itu masih tetap pergi ke kantor pusat TMT, meski sudah pensiun dan kini buta.
(wep/ang)
Keluarga Hamami merupakan founder dari PT Tiara Marga Trakindo, induk dari ABMM yang baru saja mencatatkan saham perdananya di lantai Bursa. Ahmad Hamami, generasi pertama pimpinan TMT yang juga distributor Caterpillar di Indonesia.
Anak tertua dari Ahmad Hamami, Mivida Hamami atau biasa dipanggil Mia, mengaku, keinginan untuk melepas saham ke publik melalui Initial Public Offering (IPO) tercetus 8 tahun lalu. Terjadi pembicaraan yang cukup panjang sebelum akhirnya Hamami mau berbagi saham ke publik.
"Sudah sejak lama ada pembicaraan 8-10 tahun lalu. Persiapannya sendiri sudah 3 tahun lalu," kata Mia saat berbincang dengan detikFinance, di Jakarta, Selasa (6/12/2011).
Dengan menjadi perusahaan publik, TMT ingin belajar menjadi profesional dengan menerapkan Good Corporate Governence. Meskipun selama ini perusahaanya telah dikelola seprofesional mungkin.
"Kami ingin menerapkan GCG secara lebih baik, makanya kami mencatatkan saham," tuturnya.
Emiten berkode ABMM itu hari ini melepas sahamnya di BEI. Perseroan menawarkan 550,6 juta atau sekitar 20% saham pada pencatatan di pasar modal. Dengan harga eksekusi tersebut, maka total dana yang bisa diraih sebanyak Rp 2,1 triliun.
Sebanyak 413,165 juta adalah saham baru, sisanya 137,468 juta merupakan saham divestasi pemegang saham. Nilai nominal sebesar Rp 500 per lembar.
Hasil IPO, sebanyak 70% dana digunakan untuk pembiayaan ekspansi anak usaha. Sebanyak 24% untuk pembiayaan utang, dan sisanya untuk modal kerja.
ABMM pada pembukaan perdagangan di saham hari ini, Selasa (6/12/2011), naik Rp 350 ke level Rp 4.100, dari harga pelaksanaan Rp 3.750 per lembar. Gairah pasar membawa harga saham ini sempat berada di posisi tertinggi Rp 4.100 per lembar.
Kini TMT dipimpin oleh anak laki-laki tertua Hamami, Maki Hamami. Namun ketiga anaknya lain, Mia, Ana dan Bari Hamami tetap terlibat di perusahaan.
"Sekarang Maki yang lead. Namun saya juga masih aktif di TMT," imbuhnya.
Ahmad Hamami, pria berusia 81 tahun yang biasa dipanggil 'Met' itu masih tetap pergi ke kantor pusat TMT, meski sudah pensiun dan kini buta.
(wep/ang)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 19:10 WIB
Ekspansi Intraco Penta di Kalimantan
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 18:39 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 12:56 WIB
Bos Majalah Porno Beli Rumah Rp 48 Miliar, Kado Untuk Istri Baru
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 15:14 WIB
Perusahaan Taksi Ini Jual Mobil Bekas Rp 7,5 Juta
-
38 Komentar
-
25 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
19 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
Pengusaha tambang raksasa Gina Rinehart telah kehilangan kekayaan AUD 7 miliar (US$ 6,8 miliar) atau sekitar Rp 64 triliun tahun lalu. Meski begitu, Rinehart tetap jadi orang terkaya di Australia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB WIB
Perbanas Ungkap Alasan Soal Gencarnya Bank Singapura Akuisisi Bank Lokal
-
Rabu, 22/05/2013 15:46 WIB WIB
Sudah Terpasang AC, Harga Tiket Kereta Jarak Jauh Kelas 3 Naik 175%
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







