detikfinance

Tol Cikampek-Palimanan Rampung, Jakarta-Cirebon Hanya 3 Jam

Suhendra - detikfinance
Kamis, 08/12/2011 12:10 WIB
//images.detik.com/content/2011/12/08/4/tol-dalam.jpg
Jakarta -Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto memastikan jika tol Cikampek-Palimanan rampung 2014 nanti maka akan memperpendek waktu tempuh Jakarta-Cirebon. Tol ini juga akan memperkuat interkoneksi Jakarta dan Cirebon seperti kontribusi tol Cipularang yang menghubungkan Jakarta-Bandung kurang dari 2 jam.

"Bisa kita bayangkan bila Cikampek-Palimanan sudah mulai operasi. Waktu tempuh Jakarta ke Cirebon bisa diperpendek menjadi kurang lebih 3 jam," kata Djoko di acara groundbreaking tol Cikampek-Palimanan, Cikopo, Purwakarta, Kamis (8/12/2011)

Sementara itu jika dihitung waktu tempuh Cikampek-Palimanan, diperkirakan hanya akan memakan waktu 1 jam. Hal itu lebih singkat dibandingkan dengan jalan umum pantai utara (Pantura) yang bisa memakan waktu 2-3 jam dalam keadaan normal.

Menurutnya keberadaan tol ini akan memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi kemacetan lalu lintas di Pantai Utara Jawa. Selain itu, pembangunan tol ini juga akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja, saat kontruksi pembangunan dan pengoperasiannya.

"Keberadaan jalan tol Cikampek-Palimanan akan lebih meningkatkan kinerja logistik yang nantinya akan meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi," ujar Djoko.

Sehingga menurut Djoko, perlu ada dukungan Pemda termasuk dalam membantu percepatan pengadaan tanah tol Cikampek-Palimanan yang baru mencapai 93%, dari sisi ketepatan waktu dan biaya. Sebab jika kenaikan harga tanah berlebihan dan waktu pembebasan lahan yang molor akan berimbas menurunnya kelayakan investasi jalan tol yang berakibat fatal pada tertundanya proyek dan tol bisa tak terbangun.

"Sisa tanah yang belum dibebaskan saat ini dalam proses penyelesaian, melalui musyawarah maupun konsinyasi dan diharapkan dapat diselesaikan pada bulan Maret 2012," kata Djoko.

Tol Cikampek-Palimanan digarap oleh PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pemegang konsesi, termasuk di dalamnya investor asal Malaysia yaitu Plus Expressways Berhad yang memegang saham sebesar 55% dan PT Baskara Utama Sedaya 45%.

Tol Cikampek-Palimanan memiliki panjang 116,75 km dan terbagi menjadi enam seksi. Seksi I, Cikopo-Kalijati sepanjang 29,12 km, seksi II, Kalijati-Subang sepanjang 9,56 km, seksi III Subang-Cikedung sepanjang 31,37 km. Kemudian dilanjutkan seksi IV Cikedung-Kertajati 17,66 km, seksi V Kertajati-Sumberjaya 14,51 km, dan seksi VI Sumberjaya-Palimanan 14,53 km.

Total investasi tol ini menelan Rp 12,562 triliun termasuk Rp 550 miliar untuk pembebasan lahan. Pendanaan 30% atau Rp 3,7 triliun berasal dari ekuitas LMS dan sisanya Rp 8,8 triliun dari kredit sindikasi perbankan yang dipimpin Bank Mandiri dan BCA. Jika tak ada aral melintang tol ini akan rampung September 2014.
(hen/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut