detikfinance

Korban Penembakan di Bireun adalah Pekerja Mitra Telkomsel

Luhur Hertanto - detikfinance
Minggu, 01/01/2012 13:44 WIB
Jakarta -Menajemen PT Telkomunikasi Indonesia (Telkom) telah melakukan pemeriksaan lapangan atas kabar tewasnya pekerja mereka dalam aksi penembakan malam tahun baru di Bireun, Nangroe Aceh Darussalam. Diketahui bahwa korban tewas dan luka adalah pekerja dari kontraktor mitra kerja anak perusahaannya, Telkomsel.

"Sesuai hasil pengecekan, bahwa korban tewas maupun luka-luka adalah pekerja galian kabel fiber optik Telkomsel, anak perusahaan Telkom," kata Eddy Kurnia, head of corporate commnunication and affair Telkom, melalui surat elektronik, Minggu (1/1/2012).

Terhadap insiden penembakan tersebut, menajemen PT Telkom menyatakan keprihatinan dan dan duka cita kepada keluarga korban. "Kami juga berharap situasi di NAS makin kondusif," sambung Eddy.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi insiden penembakan pada malam pergantian tahun, Sabtu (31/12/2011), di kecamatan Jeumpa, Bireun, NAD. Aksi penembakan oleh orang tak dikenal tersebut memakan tiga korban jiwa dan tujuh luka-luka. Kepolisian menyebutkan bahwa para korban adalah pekerja galian kabel PT Telkom.



(lh/lh)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut