Pengusaha Mengeluh Aturan Perkapalan Masih Adopsi Zaman Belanda
Kamis, 05/01/2012 11:45 WIB
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendesak pemerintah agar melakukan revisi terkait regulasi bidang perikanan khususnya soal perkapalan. Masalah itu bagian dari banyak masalah yang mendera sektor perikanan seperti bidang fiskal dan moneter.
"Banyak aturan-aturan yang sudah usang dari zaman Belanda dulu, seperti perizinan buat kapal dan sebagainya. Kita revisi kembali untuk kemajuan kelautan dan perikanan," kata Ketua Kadin Suryo B. Sulisto di kantornya, Jakarta, Kamis (5/1/2012)
Suryo menuturkan banyak aturan-aturan usang dari zaman Belanda misalnya kemudahan dalam mengurus perizinan, mendirikan perusahaan perikanan, pelayaran, kepemilikan kapal.
"Nah yang seperti itu mari kita revisi kembali regulasi, regulasi yang membebani, yang menghambat kelautan kita, sektor perikanan kita," katanya.
Menurutnya saat perekonomian dunia yang sedang sakit, diharapkan pemerintah akan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kelautan dan perikanan dalam negeri.
"Kita ini negara maritim tapi sektor kelautan dan perikanan belum pernah mendapat dukungan yang seharusnya. Harusnya di tengah perekonomian yang sedang sakit ini, pemerintah harusnya beri perhatian lebih besar untuk perkembangannya," katanya.
Salah satu bentuk perhatian yang diharapkan oleh para pengusaha adalah sektor fiskal dan moneter, seperti penurunan suku bunga kredit untuk sektor perikanan.
"Suku bunga kita yang double digit, membuat kita tidak kompetitif, kalau bisa tahun 2012 targetnya jadi 8% dan itu masih lebih tinggi dari negara-negara lain tapi daripada 14%-15% kan sudah lebih baik," katanya.
(hen/dnl)
"Banyak aturan-aturan yang sudah usang dari zaman Belanda dulu, seperti perizinan buat kapal dan sebagainya. Kita revisi kembali untuk kemajuan kelautan dan perikanan," kata Ketua Kadin Suryo B. Sulisto di kantornya, Jakarta, Kamis (5/1/2012)
Suryo menuturkan banyak aturan-aturan usang dari zaman Belanda misalnya kemudahan dalam mengurus perizinan, mendirikan perusahaan perikanan, pelayaran, kepemilikan kapal.
"Nah yang seperti itu mari kita revisi kembali regulasi, regulasi yang membebani, yang menghambat kelautan kita, sektor perikanan kita," katanya.
Menurutnya saat perekonomian dunia yang sedang sakit, diharapkan pemerintah akan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kelautan dan perikanan dalam negeri.
"Kita ini negara maritim tapi sektor kelautan dan perikanan belum pernah mendapat dukungan yang seharusnya. Harusnya di tengah perekonomian yang sedang sakit ini, pemerintah harusnya beri perhatian lebih besar untuk perkembangannya," katanya.
Salah satu bentuk perhatian yang diharapkan oleh para pengusaha adalah sektor fiskal dan moneter, seperti penurunan suku bunga kredit untuk sektor perikanan.
"Suku bunga kita yang double digit, membuat kita tidak kompetitif, kalau bisa tahun 2012 targetnya jadi 8% dan itu masih lebih tinggi dari negara-negara lain tapi daripada 14%-15% kan sudah lebih baik," katanya.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 16:10 WIB
Apartemen Baru Rp 400-700 Juta Dijual di Kebon Jeruk
-
Senin, 20/05/2013 15:53 WIB
Beli Mobil Dinas, Pemerintah Pasti Dapat Diskon Rp 2 Juta-Rp 25 Juta
-
Senin, 20/05/2013 15:46 WIB
Sritex Pasok Benang 10 Ribu Bale ke China
-
Senin, 20/05/2013 15:43 WIB
Habiskan 3 Tahun di BI, Darmin Adakan Pesta Perpisahan dengan Karyawan
-
Senin, 20/05/2013 15:30 WIB
Apa Alasan SBY Pilih Chatib Basri Jadi Menkeu?
-
Senin, 20/05/2013 14:48 WIB
Ini Satu-satunya Orang Arab yang Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia
-
Senin, 20/05/2013 15:30 WIB
Apa Alasan SBY Pilih Chatib Basri Jadi Menkeu?
-
Senin, 20/05/2013 14:39 WIB
Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Pemerintah Berharap Utang Menurun
-
Senin, 20/05/2013 14:20 WIB
Chatib Basri Jadi Menkeu, Bos Pertamina dan Kepala BKPM Diisi Orang Baru?
-
Senin, 20/05/2013 14:13 WIB
SBY: Chatib Basri Jadi Menkeu Baru Gantikan Agus Marto
-
67 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
38 Komentar
-
27 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Senin, 20/05/2013 15:11 WIB
Jadi Guru Dadakan di Kampung Halaman, Direktur BRI Bagi-bagi Duit
Direktur UMKM PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Djarot Kusumayekti menjadi guru dadakan di SMA Negeri 1 Pangkah, Kabupaten Tegal. Apa yang dilakukan Djarot?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 14:13 WIB WIB
SBY: Chatib Basri Jadi Menkeu Baru Gantikan Agus Marto
-
Senin, 20/05/2013 13:43 WIB WIB
Setop Impor dari China, PLN Mulai Gunakan Alat Listrik Made In RI
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










