detikfinance

Laporan Tim Investigasi Jembatan Kukar Ditunggu Sebelum 10 Januari

Chazizah Gusnita - detikfinance
Senin, 09/01/2012 09:08 WIB
//images.detik.com/content/2012/01/09/10/jembatankukar-D.jpg
Sambas -Tim investigasi runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, masih bekerja. Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, menunggu laporan final tim ini. Sebelum tanggal 10 Januari, laporan tim ini harus sudah ada di meja Pak Menteri.

"Saya tugaskan ada 11 ahli, 2 dari ITB, 2 dari UGM, 2 dari ITS, dua dari UI, 2 dari BPPT, 1 dari Asosiasi Jasa Konstruksi. Sampai hari ini dia belum beri laporan final. Tapi saya batasi tanggal 10 Januari sebenarnya. Sebelum tanggal 10 dia harus berikan laporan final kepada saya," kata Djoko.

Hal itu disampaikan dia usai peresmian pembangunan desa tertinggal di perbatasan Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu (7/1/2011).

Djoko menegaskan pihaknya tidak mencari tersangka. Yang dicari adalah mengapa jembatan tersebut bisa roboh. Hal ini jauh lebih penting bagi Kementerian PU agar ke depannya tidak terjadi hal serupa di Indonesia.

Ada kesalahan prosedur? "Ya biarkan saja, tidak apa, kalau yang salah ya karena ini negara hukum siapa pun akan kena hukum. Tapi kompetensi saya tidak cari siapa yang salah untuk dipidana tapi mencari kesalahan ke depan, ini tugas Menteri PU," terang Djoko.

Dia memastikan Kementerian PU sudah melakukan evaluasi. "Tim sudah dibentuk dan sudah dilakukan," ucapnya.

Kepolisian Kukar telah menahan 3 orang terkait kasus runtuhnya Jembatan Kukar. Mereka adalah YS dan HS yang merupakan pegawai dari Dinas PU Kukar, dan MSF yang merupakan manajer proyek PT Bukaka.

Jembatan Kukar runtuh pada 26 November 2011 lalu. Akibat peristiwa itu, 24 orang tewas dan belasan orang lainnya dinyatakan hilang. Jembatan itu runtuh setelah digunakan sejak 2001 lalu.
(vit/nrl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut