Gita Wirjawan: Jalan di Jakarta Perlu 'Diseterika'
Kamis, 19/01/2012 14:17 WIB
Jakarta - Minat investor seperti Jepang terhadap sektor industri otomotif di Indonesia begitu tinggi. Bahkan jika jalan-jalan di Indonesia termasuk Jakarta bisa lebih 'mulus' maka investasi sektor ini semakin menarik.
"Mobil saat ini pertumbuhannya 800 ribu unit, sementara motor pertumbuhannya 8 juta unit. Ini kalau jalan di Jakarta diseterika pasti mereka akan mengerti prospek Indonesia ke depan, jadi meningkatkan nilai investasi di Indonesia," kata Kepala BKPM Gita Wirjawan di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/1/2012)
Ia menyatakan investasi Jepang meningkat cukup baik pada tahun 2011 ini. Negara tersebut menjadi negara kedua terbesar yang melakukan investasi di Indonesia dengan nilai US$ 1,5 miliar sepanjang tahun 2011.
"Berdasarkan asal negara yang terbesar itu adalah Singapura yaitu US$ 5,1 miliar 26,3%, kemudian Jepang US$ 1,5 miliar atau 7,8%, negara ini membalap Amerika Serikat yang nilainya US$ 1,5 miliar atau 7,6%, Belanda US$ 1,4 miliar atau 7%, dan Korea Selatan US$ 1,2 miliar atau 6,3%, jadi Jepang agak termotivasi, sementara Inggris keluar dari top 5," ujarnya.
Gita menambahkan keagresifan Jepang dan negara investor lainnya dalam menanamkan investasinya di Indonesia terlihat dari 5 sektor terbesar PMA, seperti transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar US$ 3,8 miliar, pertambangan US$ 3,6 miliar, listrik, gas, dan air US$ 1,9 miliar, industri logam dasar, barang logam, mesin, dan elektronika US$ 1,8 miliar, serta industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi US$ 1,5 miliar.
"Kalau kita bicara dengan kawan-kawan dari Jepang, kita menceritakan agresifitas kawan dari Korea dan India. dan ini ternyata membuahkan hasil, baik itu bidang otomotif dan non otomotif sudah mengerti makro Indonesia ke depan," ujarnya.
(nia/hen)
"Mobil saat ini pertumbuhannya 800 ribu unit, sementara motor pertumbuhannya 8 juta unit. Ini kalau jalan di Jakarta diseterika pasti mereka akan mengerti prospek Indonesia ke depan, jadi meningkatkan nilai investasi di Indonesia," kata Kepala BKPM Gita Wirjawan di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/1/2012)
Ia menyatakan investasi Jepang meningkat cukup baik pada tahun 2011 ini. Negara tersebut menjadi negara kedua terbesar yang melakukan investasi di Indonesia dengan nilai US$ 1,5 miliar sepanjang tahun 2011.
"Berdasarkan asal negara yang terbesar itu adalah Singapura yaitu US$ 5,1 miliar 26,3%, kemudian Jepang US$ 1,5 miliar atau 7,8%, negara ini membalap Amerika Serikat yang nilainya US$ 1,5 miliar atau 7,6%, Belanda US$ 1,4 miliar atau 7%, dan Korea Selatan US$ 1,2 miliar atau 6,3%, jadi Jepang agak termotivasi, sementara Inggris keluar dari top 5," ujarnya.
Gita menambahkan keagresifan Jepang dan negara investor lainnya dalam menanamkan investasinya di Indonesia terlihat dari 5 sektor terbesar PMA, seperti transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar US$ 3,8 miliar, pertambangan US$ 3,6 miliar, listrik, gas, dan air US$ 1,9 miliar, industri logam dasar, barang logam, mesin, dan elektronika US$ 1,8 miliar, serta industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi US$ 1,5 miliar.
"Kalau kita bicara dengan kawan-kawan dari Jepang, kita menceritakan agresifitas kawan dari Korea dan India. dan ini ternyata membuahkan hasil, baik itu bidang otomotif dan non otomotif sudah mengerti makro Indonesia ke depan," ujarnya.
(nia/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 19:10 WIB
Ekspansi Intraco Penta di Kalimantan
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 21:39 WIB
Apa Kabar Mobil Nasional? Tak Satupun Pengusaha Besar Mau Beri Modal
-
Rabu, 22/05/2013 18:39 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 18:25 WIB
PT KAI: 1 Juni 2013 Semua Stasiun di Jabodetabek Steril dari Kios dan PKL
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
Pengusaha tambang raksasa Gina Rinehart telah kehilangan kekayaan AUD 7 miliar (US$ 6,8 miliar) atau sekitar Rp 64 triliun tahun lalu. Meski begitu, Rinehart tetap jadi orang terkaya di Australia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB WIB
Perbanas Ungkap Alasan Soal Gencarnya Bank Singapura Akuisisi Bank Lokal
-
Rabu, 22/05/2013 15:46 WIB WIB
Sudah Terpasang AC, Harga Tiket Kereta Jarak Jauh Kelas 3 Naik 175%
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







