Korban Perampokan Ini Bangkit dan Sukses Berbisnis Alat Pertahanan
Jumat, 27/01/2012 07:20 WIB
Jakarta - Kejahatan di Jakarta kian merajalela, mulai dari perampokan, pencurian, penculikan hingga pemerkosaan beritanya hampir tiap hari muncul di media. Orang-orang kini mulai mengamankan dirinya sendiri dari berbagai tindak kejahatan itu.
Bisnis di bidang keamanan pun kini mulai menggeliat. Salah satu yang mampu melihat peluang bisnis di bidang keamanan ini adalah Antonius Kurniawan. Laki-laki yang masih berstatus mahasiswa ini menjajaki bisnis bidang keamanan dengan menjual alat-alat bela diri yang dikenal dengan self defence weapon.
"Jualannya hal-hal yang orang itu tidak bisa dapat disembarang tempat. Namanya self defence weapon," ungkap Antonius ketika ditemui detikFinance di Tokonya, Jatiwaringin, Jakarta, Jumat (26/1/2012).
Antonius menjelaskan, dirinya menjual beberapa alat seperti alat kejut atau setrum, bermacam-macam jenis pisau teropong dan senter yang jaraknya hingga 2 Km.
"Dan yang paling tenar dan banyak dipesan itu adalah semprotan gas air mata atau biasa dikenal dengan spray pepper," kata Dia.
Antonius yang baru saja membuka usahanya sejak 1 tahun lalu ini dimulai dari pengalaman pahitnya. Ia pun menjadi korban dari kejahatan.
"Awal mulanya, saya sebenarnya kena tipu. Saya mempunyai toko handphone waktu itu ada orang pesan dan saya antar barangnya ternyata di tempat orang tersebut ada 9 orang dan saya dirampok, habislah semua," tutur pria kelahiran 1989 ini.
"Akhirnya terbesit saya harus mempunyai alat membela diri yaitu self defence tadi, awalnya saya beli alat kejut di teman saya. Nah kemudian ternyata teman-teman saya yang lain berminat seiring tingginya tingkat kejahatan di Jakarta ini," imbuh salah satu mahasiswa di Universitas di Jakarta ini.
Untuk itu, Antonius mencari keterangan dari temannya dimana tempat tempat penjualan alat kejut tersebut.
"Kemudian ditempat tersebut saya justru membeli banyak variasi dari pepper spray hingga samurai," kata Dia.
Antonius membelinya di sebuah toko di Jakarta yang ternyata toko itu menjual khusus barang impor alat-alat bela diri ini.
"Dari situlah saya mulai menjual barang-barang ini melalui internet. Membuat blog khusus, Facebook hingga akhirnya saya bisa membuka toko," tuturnya.
Bermodalkan Rp 2 juta di awal berdagang kini Antonius mempunyai dua toko dimana satu dirumah dan satu lagi terletak di pondok gede Jatiwaringin ini.
"Awalnya, saya punya modal Rp 2 juta. Kemudian jual-jual melalui internet dengan fasilitas barang dikirim dan itu terus berkembang," tambahnya.
Dijelaskan Antonius kini omsetnya sudah mencapai Rp 20-40 juta per bulan. "Saya sudah punya jaringan dan langganan sampai luar provinsi. Langganan ada di Bandung, Medan, Lampung sampai ke Papua," kata Dia.
Adapun para pelanggannya dari Ditlantas Polda, kemudian ada dari Petugas Satpam dan perusahaan security dan keamanan. Termasuk akademi polisi.
"Tidak lupa pelanggan perorangan," katanya.
Antonius yang juga sebagai Guru di SMK ini mampu memperoleh laba per bulan mencapai Rp 10-20 juta.
Ia menjelaskan, rata-rata harga alat seperti alat kejutnya dari Rp 85.000 sampai Rp 200.000. "Kalau pepper spray ada yang Rp 50.000 sampai Rp 100.000," tuturnya.
Adapula yang jenis pisau dan samurai antara Rp 100.000 sampai Rp 500.000.
Menurutnya, berdagang alat-alat ini tidak perlu perijinan. Hal ini, sambungnya dikarenakan memang bukan berupa senjata api maupun replika senjata asli.
Dikatakan Antonius, hingga saat ini dirinya menjadi tulang punggung keluarga. Tidak hanya membayar kuliah sendiri namun hingga bisa membiayai orang tua.
"Dibalik kejahatan yah memang ada peluang," ungkap Dia.
Tertarik berusaha seperti Antonius?
Kunjungi tokonya di JL. Setia 1F no.1 Jatiwaringin Bekasi.
Atau di situsnya http://www.tokokoleksi.blogspot.com.
(dru/qom)
Bisnis di bidang keamanan pun kini mulai menggeliat. Salah satu yang mampu melihat peluang bisnis di bidang keamanan ini adalah Antonius Kurniawan. Laki-laki yang masih berstatus mahasiswa ini menjajaki bisnis bidang keamanan dengan menjual alat-alat bela diri yang dikenal dengan self defence weapon.
"Jualannya hal-hal yang orang itu tidak bisa dapat disembarang tempat. Namanya self defence weapon," ungkap Antonius ketika ditemui detikFinance di Tokonya, Jatiwaringin, Jakarta, Jumat (26/1/2012).
Antonius menjelaskan, dirinya menjual beberapa alat seperti alat kejut atau setrum, bermacam-macam jenis pisau teropong dan senter yang jaraknya hingga 2 Km.
"Dan yang paling tenar dan banyak dipesan itu adalah semprotan gas air mata atau biasa dikenal dengan spray pepper," kata Dia.
Antonius yang baru saja membuka usahanya sejak 1 tahun lalu ini dimulai dari pengalaman pahitnya. Ia pun menjadi korban dari kejahatan.
"Awal mulanya, saya sebenarnya kena tipu. Saya mempunyai toko handphone waktu itu ada orang pesan dan saya antar barangnya ternyata di tempat orang tersebut ada 9 orang dan saya dirampok, habislah semua," tutur pria kelahiran 1989 ini.
"Akhirnya terbesit saya harus mempunyai alat membela diri yaitu self defence tadi, awalnya saya beli alat kejut di teman saya. Nah kemudian ternyata teman-teman saya yang lain berminat seiring tingginya tingkat kejahatan di Jakarta ini," imbuh salah satu mahasiswa di Universitas di Jakarta ini.
Untuk itu, Antonius mencari keterangan dari temannya dimana tempat tempat penjualan alat kejut tersebut.
"Kemudian ditempat tersebut saya justru membeli banyak variasi dari pepper spray hingga samurai," kata Dia.
Antonius membelinya di sebuah toko di Jakarta yang ternyata toko itu menjual khusus barang impor alat-alat bela diri ini.
"Dari situlah saya mulai menjual barang-barang ini melalui internet. Membuat blog khusus, Facebook hingga akhirnya saya bisa membuka toko," tuturnya.
Bermodalkan Rp 2 juta di awal berdagang kini Antonius mempunyai dua toko dimana satu dirumah dan satu lagi terletak di pondok gede Jatiwaringin ini.
"Awalnya, saya punya modal Rp 2 juta. Kemudian jual-jual melalui internet dengan fasilitas barang dikirim dan itu terus berkembang," tambahnya.
Dijelaskan Antonius kini omsetnya sudah mencapai Rp 20-40 juta per bulan. "Saya sudah punya jaringan dan langganan sampai luar provinsi. Langganan ada di Bandung, Medan, Lampung sampai ke Papua," kata Dia.
Adapun para pelanggannya dari Ditlantas Polda, kemudian ada dari Petugas Satpam dan perusahaan security dan keamanan. Termasuk akademi polisi.
"Tidak lupa pelanggan perorangan," katanya.
Antonius yang juga sebagai Guru di SMK ini mampu memperoleh laba per bulan mencapai Rp 10-20 juta.
Ia menjelaskan, rata-rata harga alat seperti alat kejutnya dari Rp 85.000 sampai Rp 200.000. "Kalau pepper spray ada yang Rp 50.000 sampai Rp 100.000," tuturnya.
Adapula yang jenis pisau dan samurai antara Rp 100.000 sampai Rp 500.000.
Menurutnya, berdagang alat-alat ini tidak perlu perijinan. Hal ini, sambungnya dikarenakan memang bukan berupa senjata api maupun replika senjata asli.
Dikatakan Antonius, hingga saat ini dirinya menjadi tulang punggung keluarga. Tidak hanya membayar kuliah sendiri namun hingga bisa membiayai orang tua.
"Dibalik kejahatan yah memang ada peluang," ungkap Dia.
Tertarik berusaha seperti Antonius?
Kunjungi tokonya di JL. Setia 1F no.1 Jatiwaringin Bekasi.
Atau di situsnya http://www.tokokoleksi.blogspot.com.
(dru/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
