detikfinance

Tanah Mantan Wapres Sudharmono Jadi Apartemen Mewah Rp 3,5 Miliar

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Minggu, 29/01/2012 11:33 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/01/29/1016/apartemen-03-luar.jpg
Jakarta -PT Senopati Aryani Prima segera menghadirkan apartemen mewah di Jalan Senopati, Jakarta Selatan. Lokasinya menempati lahan milik Wakil Presiden (Wapres) periode 1988-1993, Sudharmono.

Apartemen mewah bernama Senopati Penthouse ini menempati lahan seluas 2.500 m2, dengan tinggi 20 lantai dan total kamar 64 unit, investasinya menghabiskan dana Rp 350 miliar. Setiap lantainya, apartemen ini hanya ada empat unit. Rate harga yang ditawarkan perseroan pun tak tanggung-tanggung mencapai Rp 30 juta per m2.

Direktur Utama perseroan, Lukman Purnomosidi mengatakan, total investas Rp 350 miliar sudah termasuk biaya tanah yang mencapai Rp 25 juta-Rp 30 juta per meter.

"Tanah milik Pak Sudharmono yang dialihkan ke PT Senopati Aryani Prima. Total investasi Rp 350 miliar," kata Lukman dalam keterangan tertulis, Minggu (29/1/2012)

Berdasarkan situs resmi Senopati Penthouse, harga pembuka per unit apartemen ini mencapai Rp 3,5 miliar.

PT Ronov Indonesia selaku konsultan marketing Senopati Penthouse menargetkan penjualan tiga bulan pertama ditargetkan mencapai 35 unit. Kemudian tiga bulan berikutnya 29 unit, dan berlanjut 10 unit tiap bulannya.

Komisaris Utama PT Senopati Aryani Prima, Aryani Sudharmono menjelaskan, proyek ini adalah unit tinggal kelas masyarakat papan atas. Mengingat lokasi apartemen yang dianggap strategis, hingga menjadi daya tarik dan menjanjikan bagi konsumen maupun investor.

Menurut putri almarhum Mantan Wapres Sudharmono ini, adanya Senopati Penthouse bertujuan untuk memberi kebaikan kepada masyarakat. Baginya, bangunaan high rise (gedung tinggi) memberi manfaat akan efisiensi biaya bangunan dan lahan.

Ia mengatakan satu tower, dengan fasilitas private lift dianggap lebih baik dibandingkan multi tower. "Limited unit dapat memberi ambiante landed house bagi para owner atau end-user," kata Aryani.
(wep/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!

Sponsored Link


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut