Wah.. Jual Perusahaan, Bos Baik Hati Ini 'Tebar Duit' Rp 961 Miliar
Rabu, 01/02/2012 13:27 WIB
Ken Grenda (Foto: Herald Sun)
Sydney - Pemilik perusahaan ini sungguh berbaik hati. Ia membagi-bagikan uang kepada para karyawannya setelah menjual perusahaan. Ia merasa karyawannya selama ini tidak mendapatkan gaji tinggi.
Adalah pemilik operator bus, Ken Grenda yang membagi-bagikan bonus senilai AS$ 15 juta atau sekitar 961 miliar. Bonus itu diberikan kepada 1.800 karyawannya, sehingga masing-masing menerima AUS$ 8.300 atau sekitar Rp 53 juta.
Bonus itu diberikan oleh bos berusia 79 tahun tersebut dengan menggunakan hasil dari penjualan dari bisnis yang dimiliki keluarga. Ia memberikan bonus yang cukup 'wah' kepada para karyawannya karena merasa disparitas gaji karyawan dan eksekutif di perusahaannya sangat besar.
"Saya benar-benar kaget ketika melihat sejumlah gaji yang diterima para CEO. Ini jauh diluar nilai dari seseorang," ujarnya kepada stasiun radio 3AW, seperti dilansir dari Sydney Morning Herald, Rabu (1/2/2012).
Grenda mengatakan, perusahaan yang sudah berumur 66 tahun itu dijual karena masalah keluarga.
"Anda hanya bisa mendapatkan di mana Anda berada dengan memiliki orang-orang yang hebat. Dan kami memiliki orang-orang yang hebat," ujar Grenda memuji karyawannya.
Grenda mengatakan, keputusannya tersebut telah memicu banyak panggilan telepon, surat elektronik dan bunga dari para karyawannya. Beberapa di antaranya telah bekerja pada perusahaan tersebut selama beberapa dekade, sebagaimana orang tuanya.
"Mereka sangat bergembira. Disana banyak airmata," ujarnya terharu.
"Para sopir bus bukanlah pekerja yang mendapatkan upah tertinggi dan saya pikir beberapa diantaranya terlalu rendah," tambahnya lagi.
Para karyawan yang menerima semula mengira terjadi kesalahan ketika tiba-tiba menemukan ribuan dolar dalam rekening mereka.
(qom/dnl)
Adalah pemilik operator bus, Ken Grenda yang membagi-bagikan bonus senilai AS$ 15 juta atau sekitar 961 miliar. Bonus itu diberikan kepada 1.800 karyawannya, sehingga masing-masing menerima AUS$ 8.300 atau sekitar Rp 53 juta.
Bonus itu diberikan oleh bos berusia 79 tahun tersebut dengan menggunakan hasil dari penjualan dari bisnis yang dimiliki keluarga. Ia memberikan bonus yang cukup 'wah' kepada para karyawannya karena merasa disparitas gaji karyawan dan eksekutif di perusahaannya sangat besar.
"Saya benar-benar kaget ketika melihat sejumlah gaji yang diterima para CEO. Ini jauh diluar nilai dari seseorang," ujarnya kepada stasiun radio 3AW, seperti dilansir dari Sydney Morning Herald, Rabu (1/2/2012).
Grenda mengatakan, perusahaan yang sudah berumur 66 tahun itu dijual karena masalah keluarga.
"Anda hanya bisa mendapatkan di mana Anda berada dengan memiliki orang-orang yang hebat. Dan kami memiliki orang-orang yang hebat," ujar Grenda memuji karyawannya.
Grenda mengatakan, keputusannya tersebut telah memicu banyak panggilan telepon, surat elektronik dan bunga dari para karyawannya. Beberapa di antaranya telah bekerja pada perusahaan tersebut selama beberapa dekade, sebagaimana orang tuanya.
"Mereka sangat bergembira. Disana banyak airmata," ujarnya terharu.
"Para sopir bus bukanlah pekerja yang mendapatkan upah tertinggi dan saya pikir beberapa diantaranya terlalu rendah," tambahnya lagi.
Para karyawan yang menerima semula mengira terjadi kesalahan ketika tiba-tiba menemukan ribuan dolar dalam rekening mereka.
(qom/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
