detikfinance

Pemerintah Tambah Utang Rp 1,3 Triliun dari Jualan Sukuk

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 01/02/2012 14:18 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah menjual empat seri surat utang syariah atau sukuk sebesar Rp 1,325 triliun untuk pembiayaan proyek pembangunan di 2012 ini.

Demikian pengumuman dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang yang dikutip, Rabu (1/2/2012).

Pada lelang penjualan sukuk yang diadakan kemarin tersebut, jumlah penawaran sukuk yang masuk ke pemerintah mencapai Rp 4,176 triliun. Namun Kemenkeu hanya sanggup menyerap Rp 1,325 triliun.

Adapun rincian hasil lelang tersebut adalah:


  • PBS001, jumlah penawaran yang masuk Rp 573 miliar. Tidak ada yang diserap pemerintah
  • PBS002, jumlah penawaran yang masuk Rp 536 miliar. Pemerintah menyerap Rp 415 miliar dengan imbalan 5,45%, jatuh tempo 15 Januari 2022
  • IFR003, jumlah penawaran yang masuk Rp 1,391 triliun. Pemerintah menyerap Rp 510 miliar dengan imbalan 6%, jatuh tempo 15 Januari 2027
  • IFR0010, jumlah penawaran yang masuk Rp 1,676 triliun. Pemerintah menyerap Rp 400 miliar dengan imbalan 10%, jatuh tempo 15 Februari 2036


(dnl/hen)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?