Garuda Tambah 'Belanja' Pesawat Jadi 97 Unit
Jumat, 03/02/2012 13:28 WIB
Tangerang - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menambah jumlah pesanan pesawat dari 36 pesawat menjadi 97 pesawat. Dana awal yang dikeluarkan untuk pembayaran uang muka mencapai US$ 430 juta.
Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan mengatakan untuk tahun 2012 ini, dana sebesar Rp 1,779 triliun siap dibelanjakan. Dana diambil dari sisa dana penerbitan saham perdana (IPO) yang masih tersimpan.
Rinciannya, dana Rp 1,4 triliun disiapkan perseroan tahun ini untuk membayar uang muka (free delevery payment). Perseroan juga masih harus menyiapkan dana Rp 420 miliar sebagai security deposit.
"Jadi dana IPO yang awalnya akan bergulir sampai dengan 2015, akan habis tahun ini," kata Elisa di kantor pusat Garuda, Cengkareng, Tangerang, Jumat (3/2/2012).
Pada awal program pengembangan armada, Garuda hanya berniat membeli 36 unit pesawat di lima tipe yang berbeda. Dengan mempertimbangkan pertumbuhan trafik penerbangan Indonesia yang prospektif dan kepastian datangnya pesawat dari pabrikan, Garuda mengubah rencana bisnisnya.
"Pasar berubah. Dari operating lease ke pabrikan langsung untuk memberi kepastian delivery. Kemudian kita juga ingin ada peningkatan varian tertentu. Maka harus ada penyesuaian dengan tipe pesawat yang kita perlukan," jelas Direktur Utama GIAA, Emirsyah Satar.
Hingga 2016 perseroan akan menambah armada dengan lima tipe yang berbeda. Diantaranya, 20 unit Boeing 737-800NG dari rencana pembelian sebelumnya 10 unit. Juga ada 10 unit Boeing 777-300ER.
Armada Airbus A330-200 juga ditambah, dari rencana awal 6 unit menjadi 24 unit. Terdapat juga pesawat tipe narrow-body sebanyak 25 unit, dan terakhir 18 unit tipe sub-100, atau tipe sejenis.
"Dengan program pengembangan baru, maka hingga 2015 Garuda akan mengoperasikan 194 pesawat. Terdiri dari 24 A330, 9 Boeing 777, 85 Boeing 737-800NG, 50 Airbus A320 Quantum Leap, dan 25 pesawat sub-100, serta 3 pesawat Cargo (freighter).
Garuda Tambah Satu Komisaris
Dalam kesempatan yang sama, Garuda Indonesia manambah satu anggota dewan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Betti Setiatuti Alisjahbana menjadi Komisaris Independen baru.
"Pemegang saham menyetujui Betti Setiastuti Alisyahbana sebagai Komisaris Independen yang baru," ucap Emirsyah.
Dengan diangkat Betti sebagai Komisaris Independen, saat ini perseroan memiliki enam komisaris. yaitu
(wep/qom)
Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan mengatakan untuk tahun 2012 ini, dana sebesar Rp 1,779 triliun siap dibelanjakan. Dana diambil dari sisa dana penerbitan saham perdana (IPO) yang masih tersimpan.
Rinciannya, dana Rp 1,4 triliun disiapkan perseroan tahun ini untuk membayar uang muka (free delevery payment). Perseroan juga masih harus menyiapkan dana Rp 420 miliar sebagai security deposit.
"Jadi dana IPO yang awalnya akan bergulir sampai dengan 2015, akan habis tahun ini," kata Elisa di kantor pusat Garuda, Cengkareng, Tangerang, Jumat (3/2/2012).
Pada awal program pengembangan armada, Garuda hanya berniat membeli 36 unit pesawat di lima tipe yang berbeda. Dengan mempertimbangkan pertumbuhan trafik penerbangan Indonesia yang prospektif dan kepastian datangnya pesawat dari pabrikan, Garuda mengubah rencana bisnisnya.
"Pasar berubah. Dari operating lease ke pabrikan langsung untuk memberi kepastian delivery. Kemudian kita juga ingin ada peningkatan varian tertentu. Maka harus ada penyesuaian dengan tipe pesawat yang kita perlukan," jelas Direktur Utama GIAA, Emirsyah Satar.
Hingga 2016 perseroan akan menambah armada dengan lima tipe yang berbeda. Diantaranya, 20 unit Boeing 737-800NG dari rencana pembelian sebelumnya 10 unit. Juga ada 10 unit Boeing 777-300ER.
Armada Airbus A330-200 juga ditambah, dari rencana awal 6 unit menjadi 24 unit. Terdapat juga pesawat tipe narrow-body sebanyak 25 unit, dan terakhir 18 unit tipe sub-100, atau tipe sejenis.
"Dengan program pengembangan baru, maka hingga 2015 Garuda akan mengoperasikan 194 pesawat. Terdiri dari 24 A330, 9 Boeing 777, 85 Boeing 737-800NG, 50 Airbus A320 Quantum Leap, dan 25 pesawat sub-100, serta 3 pesawat Cargo (freighter).
Garuda Tambah Satu Komisaris
Dalam kesempatan yang sama, Garuda Indonesia manambah satu anggota dewan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Betti Setiatuti Alisjahbana menjadi Komisaris Independen baru.
"Pemegang saham menyetujui Betti Setiastuti Alisyahbana sebagai Komisaris Independen yang baru," ucap Emirsyah.
Dengan diangkat Betti sebagai Komisaris Independen, saat ini perseroan memiliki enam komisaris. yaitu
- Hadiyanto sebagai Komisaris Utama
- Sahala Lumban Gaol sebagai Komisaris
- Wendi Aritenang Yazid sebagai Komisaris
- Adi Rahman Adiwoso sebagai Komisaris
- Abdulgani sebagai Komisaris Independen
- Betti Alisjahbana sebagai komisaris Independen.
(wep/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
