Garuda Cari Utangan Rp 1,8 Triliun untuk DP Beli Pesawat
Jumat, 03/02/2012 15:43 WIB
Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berencana mencari pinjaman sekitar US$ 200 juta dari perbankan atau institusi lembaga keuangan lain. Utang ini digunakan untuk menutup kekurangan biaya uang muka (pre delivery payment) dalam rangka penambahan armada baru.
"Free cash kita tahun ini diperkirakan mencapai Rp 2,7 triliun. Jadi masih ada kekurangan. Kita upayakan pinjaman dari bank atau prinsipal sekitar US$ 200 juta," kata Direktur Keuangan GIAA, Elisa Lumbantoruan di kantornya, Tangerang, Jumat (3/2/2012).
Meski demikian, Elisa mengaku belum ada komitmen apapun dari perbankan. Penjajakan pinjaman baru akan perseroan lakukan saat kontrak pembelian armada, mulai dilakukan.
Rencananya, perseroan memulai belanja pesawat pada Singapore Air Show pada 14 Februari 2012 mendatang. "Kita mulai belanja di Singapore besok," tuturnya.
Total uang muka yang dibutuhkan perseroan untuk mendatangkan 97 unit pesawat sekitar US$ 430 juta. Sebanyak Rp 1,4 triliun akan dihabiskan tahun ini untuk membayar uang muka, plus Rp 420 miliar sebagai security deposit.
Seperti diketahui, Garuda naikkan jumlah pemesanan pesawat dari 36 pesawat menjadi 97 pesawat. Lanjut Elisa Lumbantoruan, dana sisa IPO sebesar Rp 1,779 triliun siap dibelanjakan.
Hingga 2016 perseroan akan menambah armada dengan lima tipe yang berbeda. Diantaranya, 20 unit Boeing 737-800NG dari rencana pembelian sebelumnya 10 unit. Juga ada 10 unit Boeing 777-300ER.
Armada Airbus A330-200 juga ditambah, dari rencana awal 6 unit menjadi 24 unit. Terdapat juga pesawat tipe narrow-body sebanyak 25 unit, dan terakhir 18 unit tipe sub-100, atau tipe sejenis.
(wep/hen)
"Free cash kita tahun ini diperkirakan mencapai Rp 2,7 triliun. Jadi masih ada kekurangan. Kita upayakan pinjaman dari bank atau prinsipal sekitar US$ 200 juta," kata Direktur Keuangan GIAA, Elisa Lumbantoruan di kantornya, Tangerang, Jumat (3/2/2012).
Meski demikian, Elisa mengaku belum ada komitmen apapun dari perbankan. Penjajakan pinjaman baru akan perseroan lakukan saat kontrak pembelian armada, mulai dilakukan.
Rencananya, perseroan memulai belanja pesawat pada Singapore Air Show pada 14 Februari 2012 mendatang. "Kita mulai belanja di Singapore besok," tuturnya.
Total uang muka yang dibutuhkan perseroan untuk mendatangkan 97 unit pesawat sekitar US$ 430 juta. Sebanyak Rp 1,4 triliun akan dihabiskan tahun ini untuk membayar uang muka, plus Rp 420 miliar sebagai security deposit.
Seperti diketahui, Garuda naikkan jumlah pemesanan pesawat dari 36 pesawat menjadi 97 pesawat. Lanjut Elisa Lumbantoruan, dana sisa IPO sebesar Rp 1,779 triliun siap dibelanjakan.
Hingga 2016 perseroan akan menambah armada dengan lima tipe yang berbeda. Diantaranya, 20 unit Boeing 737-800NG dari rencana pembelian sebelumnya 10 unit. Juga ada 10 unit Boeing 777-300ER.
Armada Airbus A330-200 juga ditambah, dari rencana awal 6 unit menjadi 24 unit. Terdapat juga pesawat tipe narrow-body sebanyak 25 unit, dan terakhir 18 unit tipe sub-100, atau tipe sejenis.
(wep/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
