detikfinance

Kenaikan Upah Jadi 'Lonceng Kematian' Pengusaha Kecil

Elvan Dany Sutrisno - detikfinance
Sabtu, 04/02/2012 10:42 WIB
Jakarta - Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) menggugat kenaikan upah buruh di Bekasi dan Tangerang. Kenaikan upah buruh terlalu besar disebut sebagai lonceng kematian bagi usaha kecil.

"Sekarang ini sulit mencari kepuasan. Kita harus memuaskan diri, menerima apa yang ada. Gugatan Apindo terkait keputusan Gubernur agar menyadarkan kepala daerah menepati mekanisme yang ditetapkan. Upah minimum ditetetapkan melalui musyawarah, masalahnya kemarin itu tidak mengikuti mekanisme itu," kata Ketua advokasi kebijakan publik Apindo, Antony Herman, dalam Polemik Sindo Radio bertajuk 'Buruh Mengeluh' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2012).

Kenaikan gaji buruh di Bekasi dan Tangerang dirasa terlalu besar. Apindo pun mengingatkan kepala daerah untuk tidak meremehkan pengusaha.

"Bayangkan kemarin kenaikan gaji buruh 18,5% sampai 36% kenaikannya. Itu berlaku dari usaha kecil-mungil sampai besar. Bagi usaha kecil ini bisa jadi lonceng kematian bagi mereka. Ada suasana politis lebih kental. Seolah-olah melecehkan teman-teman yang sudah bekerja keras, melakukan survei dan sebagainya," kata dia.

Pernyataan Antony diprotes kalangan buruh. Buruh menilai Apindo tidak pro kesejahteraan buruh.

"Sudah saatnya rezim upah murah itu dihentikan. Dari era Soeharto kebijakan upah murah selalu dikedepankan pengusaha dan pemerintah. Kalau di brosur di BKPN masih ada brosur upah buruh di Indonesia kompetitif. Itu artinya sangat murah. Padahal upah buruh yang kemarin digugat kenaikannya di Bekasi dan Tangerang itu tak sampai US$ 200 per tahun," protes M. Iqbal selaku Presiden KPSI/FSPMI, dalam acara yang sama.



(van/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?