Tarif Listrik Naik 10%, PLN Bakal Raup Rp 8,9 Triliun
Sabtu, 04/02/2012 15:02 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah mendesak kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10% untuk pelanggan berdaya di atas 450 VA dilakukan mulai 1 April 2012. Ini bakal membuat PLN mendapat tambahan pendapatan Rp 8,9 triliun.
Demikian disampaikan oleh Dirjen Listrik Kementerian ESDM Jarman kepada detikFinance, Sabtu (4/2/2012).
"Apabila tarif tenaga listrik naik 10% kecuali untuk pelanggan tidak mampu berdaya 450 VA, maka akan diperoleh tambahan revenue (pendapatan) PLN Rp 8,9 triliun," ujar Jarman.
Namun Jarman mengatakan, kenaikan TDL ini masih bergantung kepada persetujuan Komisi VII DPR.
Sementara pihak Komisi VII DPR sebelumnya meminta Menteri dan pejabat negara berhenti membahas dan beropini soal rencana kenaikan TDL 10% mulai 1 April 2012 meskipun sudah dijadwalkan dalam APBN 2012.
"Ini sama seperti kasus BBM, kalau tidak ada persetujuan DPR (Komisi VII) tidak boleh dilaksanakan," ujar Ketua Komisi VII Tengku Rifki Harsyah beberapa waktu lalu.
Dikatakan Rifki, kenaikan TDL 10% masih isu yang belum jelas dan dikhawatirkan bakal membuat rakyat menjadi pusing dan gerah.
Untuk itu, Komisi VII DPR mengharapkan agar semua pihak khususnya dari kalangan pemerintah menghentikan dahulu pembahasan soal kenaikan TDL, walau di dalam APBN 2012 sudah ditetapkan 1 April 2012.
Akan tetapi Menteri Keuangan Agus Martawardojo sudah memastikan pada 1 April 2012, sesuai ketentuan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 akan dilakukan kenaikan TDL maksimal 10%.
"Maksimal 10%, jadi bisa nanti ada yang naik 7% atau 8%, tapi maksimal 10%," ujar Agus Marto.
Menurut Agus, kenaikan tersebut sudah ditentukan jauh hari yang tertuang pada APBN 2012.
"Dan dalam APBN 2012 sebenarnya tidak hanya TDL saja yang akan naik, tetapi juga ada pemberlakuan pembatasan Bahan Bakar Minyak, semuanya diberlakukan 1 April 2012," ucapnya.
Seperti diketahui, besaran subsidi listrik di APBN 2012 ditetapkan Rp 45 triliun. Pemerintah tak mau subsidi ini membengkak lagi dan salah sasaran kepada orang yang mampu.
(dnl/dnl)
Demikian disampaikan oleh Dirjen Listrik Kementerian ESDM Jarman kepada detikFinance, Sabtu (4/2/2012).
"Apabila tarif tenaga listrik naik 10% kecuali untuk pelanggan tidak mampu berdaya 450 VA, maka akan diperoleh tambahan revenue (pendapatan) PLN Rp 8,9 triliun," ujar Jarman.
Namun Jarman mengatakan, kenaikan TDL ini masih bergantung kepada persetujuan Komisi VII DPR.
Sementara pihak Komisi VII DPR sebelumnya meminta Menteri dan pejabat negara berhenti membahas dan beropini soal rencana kenaikan TDL 10% mulai 1 April 2012 meskipun sudah dijadwalkan dalam APBN 2012.
"Ini sama seperti kasus BBM, kalau tidak ada persetujuan DPR (Komisi VII) tidak boleh dilaksanakan," ujar Ketua Komisi VII Tengku Rifki Harsyah beberapa waktu lalu.
Dikatakan Rifki, kenaikan TDL 10% masih isu yang belum jelas dan dikhawatirkan bakal membuat rakyat menjadi pusing dan gerah.
Untuk itu, Komisi VII DPR mengharapkan agar semua pihak khususnya dari kalangan pemerintah menghentikan dahulu pembahasan soal kenaikan TDL, walau di dalam APBN 2012 sudah ditetapkan 1 April 2012.
Akan tetapi Menteri Keuangan Agus Martawardojo sudah memastikan pada 1 April 2012, sesuai ketentuan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 akan dilakukan kenaikan TDL maksimal 10%.
"Maksimal 10%, jadi bisa nanti ada yang naik 7% atau 8%, tapi maksimal 10%," ujar Agus Marto.
Menurut Agus, kenaikan tersebut sudah ditentukan jauh hari yang tertuang pada APBN 2012.
"Dan dalam APBN 2012 sebenarnya tidak hanya TDL saja yang akan naik, tetapi juga ada pemberlakuan pembatasan Bahan Bakar Minyak, semuanya diberlakukan 1 April 2012," ucapnya.
Seperti diketahui, besaran subsidi listrik di APBN 2012 ditetapkan Rp 45 triliun. Pemerintah tak mau subsidi ini membengkak lagi dan salah sasaran kepada orang yang mampu.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
