Berita Lain
-
Rabu, 23/05/2012 20:10 WIB
Pengusaha Minta Pemerintah Kirim 'Intelejen' ke SPBU -
Rabu, 23/05/2012 20:00 WIB
Warga Kalimantan Ngamuk BBM Langka, Pengusaha SPBU Resah -
Rabu, 23/05/2012 19:50 WIB
BBM Langka, Angkutan Batubara di Sungai Mahakam Bakal Diblokir Warga -
Rabu, 23/05/2012 19:18 WIB
Jatah Bensin Premium Untuk Kalimantan Ditambah 80.000 Kiloliter -
Rabu, 23/05/2012 18:24 WIB
Anggota DPR Heran Warga Kalimantan Antre 2 Km Demi BBM Subsidi -
Rabu, 23/05/2012 16:39 WIB
Masyarakat Capek Antre BBM, SPBU di Kalimantan Diancam Dibakar
Indeks Berita
Rumor Saham
Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 469.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 23/05/2012 14:32 WIB
Wah! Bos Judi Dunia Bakal Gelar Hajatan Besar di Macau
Posted by: majikan_nakal
Minggu, 05/02/2012 15:20 WIB
Pencabutan Izin Tambang SMN Dipertanyakan
Angga Aliya - detikFinance
Menurut Ketua Umum Perhapi Irwandy Arif alasan pencabutan yang tidak jelas itu bisa meresahkan perusahaan tambang lain yang ada di Indonesia. Pasalnya, SMN tidak melanggar UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
"Mereka (SMN) juga sudah melakukan kegiatan eksplorasi sesuai ketentuan dan sudah sosialisasi yang diminta," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/2/2012).
Ia mengatakan, sebuah perusahaan bisa dicabut izin usaha tambangnya jika melakukan tiga hal, yaitu tidak memenuhi kewajibannya, melakukan tindak pidana, atau dinyatakan pailit. Hal ini sesuai dengan pasal 119 UU Minerba.
Menurutnya, SMN tidak melakukan satu pun dari tiga hal tersebut. Jika ini berlangsung, kata dia, akan meresahkan perusahaan batubara dan membuat investor makin takut menambang di Indonesia.
Ia merasa dicabutnya izin tambang SMN kemungkinan berdasarkan pertimbangan politik bertujuan meredam aksi kerusuhan yang makin meluas dan menambah korban.
Namun, ia juga meminta perusahaan tambang lain supaya bersiap-siap untuk dicabut izin tambangnya jika terjadi kerusuhan seperti di Bima.
"Perusahaan manapun akan sulit mengatasi kalau sudah ditunggangi kepentingan politik," tambahnya.
Seperti diketahui sebelumnya, menurut Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo mengatakan, jika izin tambang perusahaan dicabut, harus ada kompensasi berupa izin eksplorasi di wilayah lain.
"Saya juga bingung kenapa SK-nya dicabut. Mereka masih mencari lokasi yang ada tambangnya. Mereka belum melakukan penambangan," katanya.
Guru Besar Institut Teknologi Bandung itu juga menambahkan, keterbatasan pengetahuan warga mengenai masalah perizinan tambang menjadi pemicu anarkisme demonstrasi yang berkelanjutan di Bima.
Bupati Bima Ferry Zulkarnaen mencabut izin tambang SMN melalui Surat Keputusan Nomor 188.45/64/004/2012 tentang Penghentian Secara Tetap Kegiatan Usaha Pertambangan Eksplorasi oleh SMN di Kecamatan Lambu, Sape, dan Langgudu pada Sabtu (28/1/2012).
SK Bupati Bima itu didasarkan pada surat rekomendasi Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Thamrin Sihite atas nama Menteri ESDM dan Surat Keputusan DPRD Kabupaten Bima yang meminta izin dicabut.
Sejak akhir Desember 2011, di Bima terjadi kerusuhan akibat protes masyarakat yang meminta bupati mencabut SK 188 tentang Izin Usaha Pertambangan (IUP) SMN.
Selama ini, penggiat Front Anti Tambang mengklaim SMN sebagai pemicu kerusuhan karena melakukan pencemaran dan pengrusakan lingkungan.
(ang/dru)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 21:12 WIB
Dahlan Iskan Izinkan Petral Impor Minyak dari Trader Kalau Darurat -
Rabu, 23/05/2012 20:00 WIB
Warga Kalimantan Ngamuk BBM Langka, Pengusaha SPBU Resah -
Rabu, 23/05/2012 19:50 WIB
BBM Langka, Angkutan Batubara di Sungai Mahakam Bakal Diblokir Warga -
Rabu, 23/05/2012 20:10 WIB
Pengusaha Minta Pemerintah Kirim 'Intelejen' ke SPBU -
Rabu, 23/05/2012 18:48 WIB
Tekan Sapi Impor, Dahlan Iskan Pakai Jurus 'Sasa'
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 - 16:53
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Rabu, 23/05/2012 - 09:04
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Rabu, 23/05/2012 - 04:16
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013 -
Rabu, 23/05/2012 - 12:05
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



