Kementerian/Lembaga Diminta Berhemat Gunakan Air dan Listrik
Minggu, 05/02/2012 17:15 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana melakukan penghematan belanja negara. Caranya adalah dengan pengetatan belanja barang melalui penghematan penggunaan air dan listrik.
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Herry Poernomo menyatakan pemerintah berencana untuk kembali melakukan penghematan anggaran dengan mengurangi biaya-biaya yang bukan merupakan prioritas.
"Ya tentu hal-hal yang terkait dengan yang kita indikasikan sebagai kegiatan-kegiatan yang memang tidak prioritas. Ya kegiatan-kegiatan yang memang bisa diefisienkan, ada belanja barang, ada belanja operasional, tapi dengan tetap menjaga pelayanan minimum dari K/L itu sendiri," ujar Herry di Jakarta, Minggu (5/2/2012).
Program ini, lanjut Herry, terbukti berhasil menghemat anggaran tahun lalu hingga Rp 14 triliun. Namun, Herry menyatakan pemerintah belum menargetkan berapa penghematan yang bisa dilakukan pada tahun 2012 ini.
"Untuk penghematan tahun kemarin kan dengan Inpres dari Presiden itu sekitar 10 persen tapi dapatnya sekitar Rp 12 -14 triliun," jelasnya.
Herry menyebutkan salah satu contoh konkrit yang dapat dilakukan guna menghemat anggaran adalah dengan penghematan listrik dan air di setiap kementerian dan lembaga. Hal ini juga yang akan dilakukan pada Kementerian Keuangan.
"Saya kira keharusan menghemat energi dan air itu kan harus jalan terus, dan bagaimana kita mengeksekusinya. Dari sisi anggaran itu akan mengurangi biaya belanja barang. Ya itu salah satu yang kita coba, mustinya itu harus totalitas kalau untuk penghematan, jadi tidak hanya di sini saja," paparnya.
Menurut Herry, penghematan ini merupakan suatu bentuk langkah antisipatif pemerintah jika kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) maksimum 10 persen tidak dilakukan pada 1 April mendatang. Sementara harga minyak semakin tinggi.
"Pak Menteri bilang kan kita harus siapkan kuda-kuda," pungkasnya.
(nia/dru)
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Herry Poernomo menyatakan pemerintah berencana untuk kembali melakukan penghematan anggaran dengan mengurangi biaya-biaya yang bukan merupakan prioritas.
"Ya tentu hal-hal yang terkait dengan yang kita indikasikan sebagai kegiatan-kegiatan yang memang tidak prioritas. Ya kegiatan-kegiatan yang memang bisa diefisienkan, ada belanja barang, ada belanja operasional, tapi dengan tetap menjaga pelayanan minimum dari K/L itu sendiri," ujar Herry di Jakarta, Minggu (5/2/2012).
Program ini, lanjut Herry, terbukti berhasil menghemat anggaran tahun lalu hingga Rp 14 triliun. Namun, Herry menyatakan pemerintah belum menargetkan berapa penghematan yang bisa dilakukan pada tahun 2012 ini.
"Untuk penghematan tahun kemarin kan dengan Inpres dari Presiden itu sekitar 10 persen tapi dapatnya sekitar Rp 12 -14 triliun," jelasnya.
Herry menyebutkan salah satu contoh konkrit yang dapat dilakukan guna menghemat anggaran adalah dengan penghematan listrik dan air di setiap kementerian dan lembaga. Hal ini juga yang akan dilakukan pada Kementerian Keuangan.
"Saya kira keharusan menghemat energi dan air itu kan harus jalan terus, dan bagaimana kita mengeksekusinya. Dari sisi anggaran itu akan mengurangi biaya belanja barang. Ya itu salah satu yang kita coba, mustinya itu harus totalitas kalau untuk penghematan, jadi tidak hanya di sini saja," paparnya.
Menurut Herry, penghematan ini merupakan suatu bentuk langkah antisipatif pemerintah jika kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) maksimum 10 persen tidak dilakukan pada 1 April mendatang. Sementara harga minyak semakin tinggi.
"Pak Menteri bilang kan kita harus siapkan kuda-kuda," pungkasnya.
(nia/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
