Phillip Securities: IHSG Diprediksi Koreksi Terbatas
Selasa, 07/02/2012 09:38 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup negatif pada perdangangan hari Senin (06/02). Indeks diakhiri turun 41.161 poin atau 1.02% menjadi 3,974.788. Delapan dari sembilan sektor dalam IHSG melemah, dipicu oleh sektor aneka industri yang turun 2.08%, sektor properti dan konstruksi yang turun 1.24%, sektor finansial turun 1.23% dan sektor industri dasar turun 1.19%, sementara sektor agrikultur naik 1.52%. Indeks saham-saham blue-chip Indonesia, LQ 45 juga turun sebesar 9.299 poin atau 1.32% menjadi 693.827. Pasar ekuitas Asia ditutup bervariasi pada hari Senin, setelah laporan data ketenagakerjaan AS yang cukup kuat dan didukung oleh laporan kinerja perusahaan-perusahaan ekportir dan sumber daya alam. Laporan data ketenagakerjaan AS untuk bulan Januari yang lebih baik dari perkiraan mendorong naiknya harapan terhadap pasar ekuitas, namun krisis utang Eropa dan negosiasi syarat dana talangan untuk Yunani membuat investor kembali berhati-hati di pasar ekuitas. Alotnya pembicaraan antara Yunani dengan para krediturnya membuat pasar kembali berhati-hati. Pada akhir pekan lalu partai-partai politik di Yunani gagal menyepakati bentuk reformasi fiskal negara tersebut, yang diprasyaratkan oleh Uni Eropa bagi Yunani untuk mendapatkan dana talangan krisis berikutnya. Yunani membutuhkan dana talangan tersebut agar terhindar dari gagal bayar (default) pada bulan Maret 2012. Sebanyak 176 saham ditutup negatif, 88 saham naik, dan 89 saham stagnan pada perdagangan kemarin. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 3.671 miliar lembar saham senilai Rp 4.561 triliun. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 474.559 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top losers pada perdagangan hari Senin antara lain PTRO (-19.78%), ASII (-2.22%), UNTR (-4.27%), GGRM (-2.03%) dan DSSA (-6.36%). Sementara saham-saham yang termasuk top gainers antara lain HMSP (+3.33%), MBAI (+5.60%), AALI (+2.09%), INVS (+3.36%) dan EMTK (+4.88%).
Saham-saham AS turun dari level tertingginya pada Senin seiring alotnya pembicaraan mengenai syarat untuk dana talangan untuk Yunani. Yunani sulit mencapai kesepakatan mengenai pemotongan pengeluaran negara yang diperlukan untuk memastikan negara tersebut mendapatkan dana talangan. Indeks Dow Jones Industrial Average pada hari Senin turun 17.10 poin atau 0.1% menjadi 12,845.13. Sembilan belas dari 30 komponen Dow turun, dipimpin oleh Boeing Co. (BA) setelah produsen pesawat tersebut mengatakan pekerjaan perbaikan masalah teknis di 787 pesawat Dreamliner telah dimulai. Indeks S&P 500 melemah 0.57 poin, atau 0.04%, ke 1,344.33, turun untuk pertama kalinya setelah reli empat hari berturut-turut. Pada hari Jumat lalu, indeks S&P 500 telah mencatat kenaikan terkuat sejak tahun 1987, dengan melonjak 6.9%. Indeks Nasdaq Composite turun 3.67 poin atau 0.1% menjadi 2,901.99.
Kami memperkirakan IHSG akan turun terbatas hari ini dengan kecenderungan sideways, seiring kurangnya momentum pasar yang kemungkinan sedang menunggu kelanjutan dari kesepakatan dana talangan bagi Yunani. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,915 dan 4,015.
Technical Pick:
BBNI (3,425) – SELL
INDY (2,350) – SELL
INTP (16,650) – SELL
ENRG (188) – SELL
(ang/ang)
Saham-saham AS turun dari level tertingginya pada Senin seiring alotnya pembicaraan mengenai syarat untuk dana talangan untuk Yunani. Yunani sulit mencapai kesepakatan mengenai pemotongan pengeluaran negara yang diperlukan untuk memastikan negara tersebut mendapatkan dana talangan. Indeks Dow Jones Industrial Average pada hari Senin turun 17.10 poin atau 0.1% menjadi 12,845.13. Sembilan belas dari 30 komponen Dow turun, dipimpin oleh Boeing Co. (BA) setelah produsen pesawat tersebut mengatakan pekerjaan perbaikan masalah teknis di 787 pesawat Dreamliner telah dimulai. Indeks S&P 500 melemah 0.57 poin, atau 0.04%, ke 1,344.33, turun untuk pertama kalinya setelah reli empat hari berturut-turut. Pada hari Jumat lalu, indeks S&P 500 telah mencatat kenaikan terkuat sejak tahun 1987, dengan melonjak 6.9%. Indeks Nasdaq Composite turun 3.67 poin atau 0.1% menjadi 2,901.99.
Kami memperkirakan IHSG akan turun terbatas hari ini dengan kecenderungan sideways, seiring kurangnya momentum pasar yang kemungkinan sedang menunggu kelanjutan dari kesepakatan dana talangan bagi Yunani. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,915 dan 4,015.
Technical Pick:
BBNI (3,425) – SELL
INDY (2,350) – SELL
INTP (16,650) – SELL
ENRG (188) – SELL
(ang/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
