INTA Targetkan Jual 650 Truk Asal China
Selasa, 07/02/2012 17:05 WIB
Jakarta - PT Intraco Penta Tbk (INTA) membidik penjualan 650 Sinotruk produksi China di 2012. Perseroan sudah melakukan kerjasama dengan produsen truk asal China tersebut berbarengan dengan peresmian anak usahanya, PT Intraco Penta Wahana (IPW).
Presiden Direktur IPW sekaligus Direktur Pemasaran INTA, Jimmy Halim, mengatakan jenis truk-truk tersebut antara lain HOWO dengan varian 6x4 dan 8x4, 371 dan 290 HP dan HOVA Mine Tipper 6x4, 420 HP.
"Kami optimistis target tersebut dapat tercapai, setelah melihat tahun 2011 lalu INTA berhasil mencatatkan kenaikan total penjualan alat berat 89,22% dari 835 unit di 2010 menjadi 1.580 unit di 2011," katanya dalam siaran pers, Selasa (7/2/2012).
Sinotruk yang sudah bekerja sama dengan INTA Group sejak tahun lalu, merupakan merk dari CNHTC (China National Heavy Truck Company) yang merupakan produsen heavy duty truck kelas dunia untuk pasar pertambangan, konstruksi, infrastruktur, perkebunan, kehutanan dan bahkan militer.
Ia menambahkan, anak usahanya yang baru dibentuk itu akan melayani pelanggan di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi dalam bentuk produk dan layanan purna jual.
Merek-merek yang disediakan perseroan antara lain Sinotruk (Cina), Ingersoll Rand (USA), Mahindra (India), dan Bobcat (USA).
(ang/hen)
Presiden Direktur IPW sekaligus Direktur Pemasaran INTA, Jimmy Halim, mengatakan jenis truk-truk tersebut antara lain HOWO dengan varian 6x4 dan 8x4, 371 dan 290 HP dan HOVA Mine Tipper 6x4, 420 HP.
"Kami optimistis target tersebut dapat tercapai, setelah melihat tahun 2011 lalu INTA berhasil mencatatkan kenaikan total penjualan alat berat 89,22% dari 835 unit di 2010 menjadi 1.580 unit di 2011," katanya dalam siaran pers, Selasa (7/2/2012).
Sinotruk yang sudah bekerja sama dengan INTA Group sejak tahun lalu, merupakan merk dari CNHTC (China National Heavy Truck Company) yang merupakan produsen heavy duty truck kelas dunia untuk pasar pertambangan, konstruksi, infrastruktur, perkebunan, kehutanan dan bahkan militer.
Ia menambahkan, anak usahanya yang baru dibentuk itu akan melayani pelanggan di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi dalam bentuk produk dan layanan purna jual.
Merek-merek yang disediakan perseroan antara lain Sinotruk (Cina), Ingersoll Rand (USA), Mahindra (India), dan Bobcat (USA).
(ang/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
