Anggaran Kementerian BUMN 2012 Rp 142 Miliar, Naik 1% Saja
Selasa, 07/02/2012 17:13 WIB
Ilustrasi Foto: Whery/detikFinance
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapat pagu anggaran tahun 2012 sebesar Rp 142,68 miliar. Angka ini naik tipis dari yang didapat tahun lalu Rp 140,79 miliar.
Berdasarkan dokumen Rapat Dengar Pendapat Kementerian BUMN bersama Komisi VI DPR RI, Pagu 2012 ini sesuai keputusan Menteri Keuangan No. 215/KAK.02/20011. Pagu ini naik 1,35% dari tahun lalu.
Program dukungan manajemen dan pelaksanaan kegiatan teknis mendapat dana Rp 78,25 miliar. Kemudian program pembinaan BUMN mendapat alokasi anggaran Rp 64,44 miliar.
Sedangkan, realisasi penyerapan anggaran Kementerian BUMN hanya 77,99% atau sekitar Rp 112,57 miliar dari total yang ia dapatkan tahun 2011 Rp 144,34 miliar (termasuk reward Rp 3,5 miliar).
Anggaran ini terdiri dari Rp 78,43 miliar unruk dukungan manajemen dan pelaksanaan kegiatan teknis, kemudian Rp 65,91 miliuar sebagai dana pembinaan BUMN.
Namun realisasi penyerapan anggaran terdiri dari dukungan manajeman dan pelaksanaan kegiatan teknis lainnya hanya Rp 64,22 miliar. Kemudian terdapat pula anggaran pembinaan BUMN Rp 48,35 miliar.
Realsisasi anggaran ini pun menjadi pertanyaan anggota DPR. Penyerapan yang hanya 77,99% apakah bagian dari efisiensi atau rendahnya penyerapan.
(wep/ang)
Berdasarkan dokumen Rapat Dengar Pendapat Kementerian BUMN bersama Komisi VI DPR RI, Pagu 2012 ini sesuai keputusan Menteri Keuangan No. 215/KAK.02/20011. Pagu ini naik 1,35% dari tahun lalu.
Program dukungan manajemen dan pelaksanaan kegiatan teknis mendapat dana Rp 78,25 miliar. Kemudian program pembinaan BUMN mendapat alokasi anggaran Rp 64,44 miliar.
Sedangkan, realisasi penyerapan anggaran Kementerian BUMN hanya 77,99% atau sekitar Rp 112,57 miliar dari total yang ia dapatkan tahun 2011 Rp 144,34 miliar (termasuk reward Rp 3,5 miliar).
Anggaran ini terdiri dari Rp 78,43 miliar unruk dukungan manajemen dan pelaksanaan kegiatan teknis, kemudian Rp 65,91 miliuar sebagai dana pembinaan BUMN.
Namun realisasi penyerapan anggaran terdiri dari dukungan manajeman dan pelaksanaan kegiatan teknis lainnya hanya Rp 64,22 miliar. Kemudian terdapat pula anggaran pembinaan BUMN Rp 48,35 miliar.
Realsisasi anggaran ini pun menjadi pertanyaan anggota DPR. Penyerapan yang hanya 77,99% apakah bagian dari efisiensi atau rendahnya penyerapan.
(wep/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
