Pemerintah Bingung Kejar Target Surplus Beras 10 Juta Ton
Selasa, 07/02/2012 17:25 WIB
Jakarta - Kementerian Pertanian masih merasa kesulitan mencapai surplus beras 10 juta ton pada tahun 2014. Pasalnya, masih banyak masalah yang harus dibenahi untuk perbaikan produksi beras.
"Itu kan tidak instan begitu karena kan nyetak sawah baru, sediakan irigasinya, uji coba lahan, ini macam-macam, akhirnya ya barangkali 2014 itu yang bisa kita inikan," ujar Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan saat ditemui di JCC, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Rusman menyatakan, untuk mencapai target tersebut caranya adalah dengan peningkatan produksi melalui ekstensifikasi. Namun, cara ini mengalami kesulitan yaitu masalah pengadaan lahan, apalagi untuk di Pulau Jawa di mana kebanyakan lahan mengalami pengalihan lahan.
"Ekstensifikasi ini kan artinya pencetakan sawah baru itu tidak mungkin di jawa. kalau di Jawa yang ada bukan sawah baru, malah sawah yang lama hilang karena alih fungsi. Ini hanya memungkinkan di luar Jawa dan kalau kita mau mengejar yang 2014 yang surplus itu mengandalkan ekstensifikasi, ini juga saya tidak terlalu yakin juga," jelasnya.
Namun, rencana tersebut masih bisa direalisasikan dengan peningkatan produksi yaitu dengan menjaga kesuburan tanah.
"Presiden tadi mengatakan itu peningkatan produksi dan produktivitas, kalau sudah bicara produktivitasnya itu bicara kesuburan lahan, pupuk berimbang, manajemennya dan sebagainya, itu meningkatkan pertaniannya," jelas Rusman.
Rusman menyatakan perlunya persamaan persepsi soal ketahanan pangan ini sehingga tidak lagi daerah yang memikirkan ketahanan pangan di daerahnya masing-masing tetapi bersama-sama memikirkan ketahanan nasional.
"Sekarang ada slek sedikit, begini kalau kita bicara ketahanan pangan kalau persepsi nasional kan bicara nasional, sebab kalau bicara ketahanan pangan di NTT itu kan gak mungkinlah kita. Tapi beberapa gubernur menganggapnya itu ketahanan daerah, nanti bupati juga bicara begitu. Model Jakarta juga, Jakarta kalau gak bicara ketahanan pangan, nol semua, kita mati semua," ujarnya.
Rusman menambahkan target produksi beras tahun ini sebesar 68 juta ton. Diharapkan akan memberikan surplus 2 juta yang akan dialihkan pada tahun 2013.
"Sekitar 68 juta ton, kalau ada surplus beras misalnya tahun 2011 kemarin ada stok 2 juta itu barangnya harus ada, kalau di tahun 2012 ada stok 2 juta itu dia pindah ke 2013 karena ada kelebihan. nah di 2013 ada akumulasi kelebihan stok. Nah, yang namanya surplus beras 10 juta ton itu bukan terjadi di satu tahun tertentu," tandasnya.
(nia/ang)
"Itu kan tidak instan begitu karena kan nyetak sawah baru, sediakan irigasinya, uji coba lahan, ini macam-macam, akhirnya ya barangkali 2014 itu yang bisa kita inikan," ujar Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan saat ditemui di JCC, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Rusman menyatakan, untuk mencapai target tersebut caranya adalah dengan peningkatan produksi melalui ekstensifikasi. Namun, cara ini mengalami kesulitan yaitu masalah pengadaan lahan, apalagi untuk di Pulau Jawa di mana kebanyakan lahan mengalami pengalihan lahan.
"Ekstensifikasi ini kan artinya pencetakan sawah baru itu tidak mungkin di jawa. kalau di Jawa yang ada bukan sawah baru, malah sawah yang lama hilang karena alih fungsi. Ini hanya memungkinkan di luar Jawa dan kalau kita mau mengejar yang 2014 yang surplus itu mengandalkan ekstensifikasi, ini juga saya tidak terlalu yakin juga," jelasnya.
Namun, rencana tersebut masih bisa direalisasikan dengan peningkatan produksi yaitu dengan menjaga kesuburan tanah.
"Presiden tadi mengatakan itu peningkatan produksi dan produktivitas, kalau sudah bicara produktivitasnya itu bicara kesuburan lahan, pupuk berimbang, manajemennya dan sebagainya, itu meningkatkan pertaniannya," jelas Rusman.
Rusman menyatakan perlunya persamaan persepsi soal ketahanan pangan ini sehingga tidak lagi daerah yang memikirkan ketahanan pangan di daerahnya masing-masing tetapi bersama-sama memikirkan ketahanan nasional.
"Sekarang ada slek sedikit, begini kalau kita bicara ketahanan pangan kalau persepsi nasional kan bicara nasional, sebab kalau bicara ketahanan pangan di NTT itu kan gak mungkinlah kita. Tapi beberapa gubernur menganggapnya itu ketahanan daerah, nanti bupati juga bicara begitu. Model Jakarta juga, Jakarta kalau gak bicara ketahanan pangan, nol semua, kita mati semua," ujarnya.
Rusman menambahkan target produksi beras tahun ini sebesar 68 juta ton. Diharapkan akan memberikan surplus 2 juta yang akan dialihkan pada tahun 2013.
"Sekitar 68 juta ton, kalau ada surplus beras misalnya tahun 2011 kemarin ada stok 2 juta itu barangnya harus ada, kalau di tahun 2012 ada stok 2 juta itu dia pindah ke 2013 karena ada kelebihan. nah di 2013 ada akumulasi kelebihan stok. Nah, yang namanya surplus beras 10 juta ton itu bukan terjadi di satu tahun tertentu," tandasnya.
(nia/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
