detikfinance

Dahlan Iskan: Dirut Merpati Ingin Mundur karena Tak Dipercaya

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Selasa, 07/02/2012 18:45 WIB
Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan bahwa Di­rek­tur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Sardjono Jhony Tjitrokusumo meminta mundur dari jabatannya. Jhony merasa dirinya tidak dipercaya dalam menjalankan tugasnya sebagai orang nomor satu di maskapai milik pemerintah itu.

"Dirut Merpati berniat mundur, karena merasa tidak dipercaya," kata Dahlan di gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/2/2012).

Mundurnya Jhony terkait lambannya pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 561 miliar yang direncanakan akan dicairkan Oktober, namun ternyata baru terealisir Desember 2011. Padahal Merpati memerlukan dana itu untuk pengembangan dan pelaksanaan business plan, termasuk pelunasan utang yang semakin menumpuk.

Penyertaan modal ini juga dianggap kurang, untuk itu perseroan meminta dana tambahan se­besar Rp 250 miliar. "Akibat tertunda, Merpati terlibat banyak pinjaman," tuturnya.

Namun Dahlan mencoba untuk menahan niatan Jhony untuk mundur dari Merpati. Niat Dahlan ini juga mendapat dukungan dari seluruh karyawan, yang kini sangat solid.

"Merpati kompaknya luar biasa. Kerja keras, sangat. Mereka usahakan banyak perbaikan. Kan kesalahan ini bukan dari mereka sekarang. Saya sangat terharu," paparnya.

"Lalu saya bilang (kepada Jhony), tidak boleh begitu. Pengusaha harus tahan, teguh. Pak Jhony merasa jadi orang yang bersalah, jadi harus mundur," tambah Dahlan.

Karyawan Merpati pun sepakat, seluruh pihak di Merpati akan bekerja keras asalkan Jhony tidak jadi mundur. Karyawan Merpati mau berjuang memperbaiki kinerja perseroan, tanpa atau dengan anggaran tambahan Rp 250 miliar yang diperlukan.

"Karyawan bilang jangan ganti dulu. Mereka sepakat, Merpati harus bangkit dengan atau tanpa dana tambahan," ucap Dahlan.

Dahlan pun sempat menimbang-nimbang pengganti Jhony yang layak. Namun hingga kini Dahlan belum menemukan orang yang tepat. "Karena mundur, maka diganti. Cari, tapi saya tidak sreg. Lagi pula tidak baik kalau perusahaan sering ganti pimpinan," imbuhnya.



(wep/hen)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?