Pemprov DKI Hanya Tutup 9 Minimarket Ilegal di 2011
Rabu, 08/02/2012 11:29 WIB
Jakarta - Data mengejutkan terkait pertumbuhan minimarket di DKI Jakarta, tahun 2011 tercatat ada 1.868 minimarket hadir di Jakarta. Angka itu lebih tinggi dari estimasi Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang memperkirakan ada 1500 minimarket tumbuh selama 6 tahun.
Asisten Perekonomian dan Administrasi DKI Jakarta Hasan Basri Saleh mengatakan dari jumlah tersebut lebih kurang 1.443 gerai minimarket tidak memiliki izin pendirian lengkap.
"Dan sisanya (425 minimarket), menyalahi aturan karena berjarak kurang dari 500 meter dari pasar tradisional," jelasnya kepada wartawan, Rabu (8/2/2012)
Khawatir akan mematikan usaha pasar tradisional, minimarket-minimarket yang melanggar aturan jarak, menurutnya, pasti akan ditutup. Di tahun 2011 lalu, sedikitnya hanya 9 minimarket telah ditutup oleh pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta karena melanggar aturan jarak yang telah ditetapkan.
"Dan tahun ini sisanya harus ditutup," janjinya.
Pertumbuhan minimarket diperkirakan akan semakin pesat ketika Pemerintah Provonsi DKI Jakarta telah mencabut Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta No.115 tahun 2006 tentang Penundaan Perizinan Minimarket.
Ia mengklaim bahwa aturan tetap ditegakkan bagi pengusaha yang akan membuka usaha minimarket. Minimarket yang melanggar ketentuan, katanya, akan tindak sesuai aturan yang ditetapkan.
"Minimarket yang baru tetap tidak boleh melanggar peruntukan dan aturan jarak yaitu 500 meter dari pasar tradisional," tegasnya.
Hasan menambahkan, perizinan minimarket tetap mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2002 tentang perpasaran swasta yang kini masih berlaku (soal jarak minimal 500 meter). Oleh karena itu, bagi pengusaha yang melanggar Perda akan ada sanksinya.
Awal tahun lalu Pemda DKI Jakarta melakukan iventarisir sementara jumlah minimarket yang tercatat sebanyak 2.162 gerai. Dari jumlah itu, 1.383 tidak memiliki izin lengkap, 712 tidak berizin dan hanya 67 yang memiliki izin lengkap.
Dari 67 minimarket yang memiliki izin lengkap yakni 61 di Jakarta Utara, 2 di Jakarta Timur dan 4 di Jakarta Selatan. Sementara 712 minimarket yang sama sekali tak berizin.
(lia/hen)
Asisten Perekonomian dan Administrasi DKI Jakarta Hasan Basri Saleh mengatakan dari jumlah tersebut lebih kurang 1.443 gerai minimarket tidak memiliki izin pendirian lengkap.
"Dan sisanya (425 minimarket), menyalahi aturan karena berjarak kurang dari 500 meter dari pasar tradisional," jelasnya kepada wartawan, Rabu (8/2/2012)
Khawatir akan mematikan usaha pasar tradisional, minimarket-minimarket yang melanggar aturan jarak, menurutnya, pasti akan ditutup. Di tahun 2011 lalu, sedikitnya hanya 9 minimarket telah ditutup oleh pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta karena melanggar aturan jarak yang telah ditetapkan.
"Dan tahun ini sisanya harus ditutup," janjinya.
Pertumbuhan minimarket diperkirakan akan semakin pesat ketika Pemerintah Provonsi DKI Jakarta telah mencabut Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta No.115 tahun 2006 tentang Penundaan Perizinan Minimarket.
Ia mengklaim bahwa aturan tetap ditegakkan bagi pengusaha yang akan membuka usaha minimarket. Minimarket yang melanggar ketentuan, katanya, akan tindak sesuai aturan yang ditetapkan.
"Minimarket yang baru tetap tidak boleh melanggar peruntukan dan aturan jarak yaitu 500 meter dari pasar tradisional," tegasnya.
Hasan menambahkan, perizinan minimarket tetap mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2002 tentang perpasaran swasta yang kini masih berlaku (soal jarak minimal 500 meter). Oleh karena itu, bagi pengusaha yang melanggar Perda akan ada sanksinya.
Awal tahun lalu Pemda DKI Jakarta melakukan iventarisir sementara jumlah minimarket yang tercatat sebanyak 2.162 gerai. Dari jumlah itu, 1.383 tidak memiliki izin lengkap, 712 tidak berizin dan hanya 67 yang memiliki izin lengkap.
Dari 67 minimarket yang memiliki izin lengkap yakni 61 di Jakarta Utara, 2 di Jakarta Timur dan 4 di Jakarta Selatan. Sementara 712 minimarket yang sama sekali tak berizin.
(lia/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
