detikfinance

PPATK Mulai Telusuri Rekening Mencurigakan di Perusahaan

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 08/02/2012 15:18 WIB
Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tidak lagi hanya menelusuri rekening atas nama pribadi di sebuah bank maupun jasa keuangan. PPATK bakal menelusuri rekening milik perusahaan-perusahaan yang selama ini tidak dilacak.

Kepala PPATK Muhammad Yusuf mengatakan rekening milik perusahaan selama ini tidak difokuskan padahal banyak dana hasil korupsi yang dilarikan ke perusahaan.

"Kita fokus ke korporasi juga atau perusahaan. Bayangkan kasus Wisma Atlet itu dimana si 'N' (Nazaruddin) melarikan uangnya ke 49 perusahaan maka dari itu kita akan bergerak ke perusahaan-perusahaan," ungkap Yusuf.

Dikatakan Yusuf, nantinya perusahaan yang terbukti atau kedapatan transaksi mencurigakan PPATK langsung terjun dan melihat empunya perusahaan.

"Baik Komisaris, Direksi bahkan Istri dan anak-anak Direksi tersebut akan ditelusuri siapa saja dan aliran dana mencurigakannya lari kemana," tegas Yusuf.

Menurut Yusuf, ketika melihat undang-undang Korupsi itu hukuman lebih kepada pelaku yang menjadi terdakwa. Tetapi ketika melihat undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dijerat hukuman pasti kepada seluruh penerima aliran dana.

"Jadi mau anak, istri dan seluruh keluarganya jika memang menerima dana ya dijatuhi hukuman," tutup Yusuf.



(dru/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?