detikfinance

Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?

Rumor Saham - detikfinance
Kamis, 09/02/2012 09:28 WIB
Jakarta - Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga transaksi diperkirakan Rp 500 per lembar.

Menurut salah satu pelaku pasar, ketertarikan perusahaan asing itu salah satunya karena TELE dinilai berhasil dalam pengembangan distribusi ponsel low end asal negeri Tiongkok.

"Selain itu, TELE telah memiliki jaringan ritel 200 toko, branch office di 120 kota, dan service center yang mana merupakan nilai plus tersendiri bagi ZTE," bisik si pelaku pasar, Kamis (9/2/2012).

Rencana akusisi tersebut akan dilaksanakan pada awal triwulan kedua tahun 2012 ini. Rumor yang beredar di pasar, harga kesepakatan akusisi adalah di harga Rp 500, dengan rencana pelepasan sekitar 10% porsi kepemilikan.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan keuangan TELE pada tengah tahun 2011, segmen penjualan telepon genggam dan layanan purna jual masing-masing membukukan pendapatan Rp 325,15 miliar dan Rp 464 juta.

Ti-phone optimis dapat menjual satu juta ponsel baru di 2012. Mengingat, tidak seluruh masyarakat Indonesia tergolong mampu dan membeli ponsel berbasis Apple (Iphone) ataupun Blackberry.

Pada perdagangan Rabu 8 Februari 2012 kemarin, TELE ditutup pada level Rp 355 atau naik 25 poin (+7,58%)dengan nilai transaksi lebih dari Rp 40,38 miliar, dengan volume perdagangan 114 juta lembar.


Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.



(ang/ang)

Share:
Baca Juga

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?