detikfinance

Jual Menara, Indosat dapat 5% Saham Tower Bersama

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Kamis, 09/02/2012 11:36 WIB
Jakarta - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) segera menerbitkan saham baru sekitar 5% dari total modal ditempatkan Saham ini diserap oleh PT Indosat Tbk (ISAT) sebagai bagian dari transaksi jual-beli 2.500 menara.

Pelaksanaan penerbitan saham rencananya terselenggara pada triwulan II-2012. Demikian disampaikan Direktur Utama TBIG, Herman Setya Budi di Jakarta, Kamis (9/2/2012).

Penyerapan saham baru TBIG oleh Indosat merupakan bagian dari sisa pembayaran pengalihan aset menara ke Tower Bersama. Sebelum menerbitkan saham baru, perseroan akan meminta restu pemegang saham dalam Rups luar biasa di April mendatang.

"Yang diterbitkan adalah saham baru, bukan dari pemegang saham lama," paparnya.

"Mereka akan jadi pemegang 5% saham kami nantinya. Karena saat kami keluarkan mereka yang mengeksekusi," tambah Herman.

Berdasarkan keterangan TBIG, perseroan dengan Indosat telah menandatangani perjanjian pembelian 2.500 aset menara dan penyewaan space atas menara tersebut kepada Indosat. Total nilai sebesar US$ 406 juta dengan potensi tambahan earn-out sampai maksimum sebesar US$ 113 juta.

Pembayaran US$ 406 juta berasal dari kas internal dan saham baru TBIG yang akan diterbitkan. "Penerbitan saham baru tersebut akan didasarkan pada trailing harga pasar dalam periode sebelum closing," jelas Chief Executive Officer TBIG Hardi Wijaya Liong.

Per 1 Januari 2011, TBIG memiliki 3.104 sites dan 4.729 penyewaan. "Kami mengakhiri tahun 2011 dengan 4.868 sites dan 7.002 penyewaan, dimana angka ini menunjukkan kenaikan masing-masing sebesar 57% dan 48% untuk sites dan penyewaan," ucapnya.

Akuisisi 2.500 aset menara ini, termasuk penyewaan dari Indosat dan pihak ketiga, akan menambah jumlah sites TBIG menjadi 7.368 sites dan penyewaan menjadi lebih dari 10.000 penyewaan.

"Dengan penambahan menara tentu akan menambah potensi revenue perseroan secara signifikan. Bisnis menara seperti hotel, semakin ramai maka semakian baik," pungkas Herman.



(wep/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?